Indeks Standar Pencemaran Udara Batam Mulai Turun, Dinkes Tetap Larang Ibu Hamil Keluar Rumah

Kompas.com - 16/09/2019, 09:13 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memaparkan untuk saat ini berdasarkan pengukuran kualitas udara yang dilakukan BMKG bersama Dinas Kesehatan Batam, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Batam masuk kategori sedang KOMPAS.COM/HADI MAULANABadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memaparkan untuk saat ini berdasarkan pengukuran kualitas udara yang dilakukan BMKG bersama Dinas Kesehatan Batam, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Batam masuk kategori sedang

BATAM, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mengatakan, untuk saat ini, berdasarkan pengukuran kualitas udara yang dilakukan BMKG bersama Dinas Kesehatan Batam, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Batam masuk kategori sedang.

Namun demikian, masyarakat Batam tetap harus waspada dan mengenakan masker jika ingin beraktivitas di luar rumah.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim, Batam Suratman, mengatakan, saat ini ISPU Batam sudah di angka lebih kurang 100-san, artinya kualitas udara Batam perlahan mulai membaik seiring berkurangnya kabut asap yang menyelimuti Batam.

Baca juga: Kualitas Udara Batam Sangat Tidak Baik Akibat Kabut Asap Kiriman dari Kalimantan

Namun Suratman mengaku hal ini bisa saja berubah mengingat Kepri merupakan provinsi yang berada di tengah antara provinsi yang saat ini terdapat kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar, yakni Riau dan Kalimantan.

Belum lagi saat ini berdasarkan hasil sensor Modis pada satelit Terra dan Aqua mendeteksi ada 11 titik api di Kepri. Hal ini juga dapat menjadi dampak bertambahnya kabut asap di Batam khususnya dan Kepri umumnya.

"Jadi warga tetap diminta waspada dan selalu mengenakan masker jika hendak melakukan aktivitas di luar rumah, terlebih menggunakan kendaraan roda dua," imbau Suratman melalui telepon, Senin (16/9/2019).

Sebanyak 11 titik panas yang terdeteksi BMKG Hang Nadim, di antaranya 1 titik panas di Kabupaten Lingga, 2 titik panas di Kabupaten Bintan serta 8 titik panas di Kabupaten Natuna.

Untuk di Kabupaten Lingga titik panas diketahui berada di kawasan hutan sekitar wilayah Senayang. Sementara di Bintan terdapat di kecamatan Bintan Utara.

Untuk Kabupaten Natuna, rata-rata titik panas terdeteksi di kawasan hutan yang ada di Bunguran Timur dan Bunguran Barat.

"Kami berharap agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah di sembarang terlebih di lahan kosong, begitu juga untuk pembukaan lahan untuk tidak dilakukan dengan dibakar," jelasnya.

Senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi yang meminta agar ibu hamil untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X