Irjen Firli Jadi Ketua KPK, Anggota Komisi III DPR Minta Korupsi Sektor Migas Diberantas

Kompas.com - 13/09/2019, 07:30 WIB
Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) Irjen Firli Bahuri saat menyampaikan visi misi dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOCalon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) Irjen Firli Bahuri saat menyampaikan visi misi dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

PADANG, KOMPAS.com - Anggota DPR RI Komisi III Mulyadi minta pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga fokus dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di sektor migas dan pertambangan.

Menurut Mulyadi, selama ini KPK kurang punya taring dalam hal pemberantasan korupsi di sektor migas dan pertambangan ini.

KPK, kata anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat ini, lebih banyak menghabiskan energi untuk korupsi yang berskala kecil.

"Padahal dalam rapat-rapat dengan KPK, kita sudah mendorong agar lembaga ini fokus menangani korupsi kakap bukan yang kecil-kecil," ujar Mulyadi yang dihubungi Kompas.com, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Tanpa Debat, Komisi III Pilih Irjen Firli Bahuri Jadi Ketua KPK 2019-2023

Mulyadi sangat berharap kepada KPK ke depan untuk lebih banyak berkonsentrasi menangani korupsi-korupsi besar dengan penyelamatan uang negara bernilai triliunan rupiah.

"Padahal di sektor migas dan pertambangan ini sangat berpotensi dapat menyelamatkan uang negara dengan jumlah triulan rupiah," tegasnya.

Soal leadership

Kemudian Mulyadi menekankan bahwa jadi pimpinan KPK itu tidak mudah, bukan hanya persoalan pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga soal leadership.

"Pimpinan KPK itu menjadi perhatian publik yang dapat menyebabkan terjadinya tekanan psikologis," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Komisi III DPR RI menetapkan  Irjen Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) periode 2019-2023.

Hal tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno Komisi III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019) dini hari.

Selain Irjen Firli juga ditetapkan empat pimpinan KPK lainnya yaitu Alexander Marwata, Nurul Gufron, Lili Pintouli Siregar dan Nawawi Pomolango. 

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X