Prostitusi Online di Karimun, 31 Wanita Akan Dipulangkan ke Daerah Asal

Kompas.com - 11/09/2019, 16:56 WIB
Subdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus prostitusi online di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. KOMPAS.com/HADI MAULANASubdit V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus prostitusi online di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

BATAM, KOMPAS.com - Sub Direktorat V PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus prostitusi online di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Saat ini, 31 wanita yang sempat dijadikan pekerja seks komersial ( PSK) oleh tersangka Awi dan Fahlen masih menjalani pemeriksaan.

Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Saptono Erlangga mengatakan, 31 wanita tersebut dimintai keterangannya sebagai saksi.

Namun, setelah diperiksa, 31 wanita tersebut akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing melalui Dinas Sosial Kabupaten Karimun.

"Kami akan lakukan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk pemulangan 31 wanita yang dijadikan PSK ini," kata Erlangga di Mapolda Kepri, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Fakta Kasus Prostitusi Online di Karimun, Dikontrak 6 Bulan hingga Wajib Bayar Uang Muka

Meski demikian, 31 perempuan tersebut diberikan kesempatan memilih untuk tetap berada di Kepri.

Sebab dari 31 wanita tersebut, ada sebagian yang memiliki keluarga di Kepulauan Riau.

Untuk yang memilih tinggal bersama keluarganya di Kepri, nantinya akan diminta untuk bersaksi di pengadilan.

Sementara, untuk yang pulang ke kampung halaman, kemungkinan diwakilkan oleh saksi yang masih ada di Kepri.

"Intinya kami mengikuti apa yang diinginkan korban. Kalau ingin pulang, kami fasilitasi melalui Dinas Sosial," ujar Erlangga.

Sebelumnya, anggota Polda Kepri menggerebek sebuah rumah di Perumahan Villa Garden, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Penggerebekan dilakukan Jumat (6/9/2019) pagi.

Tim Ditreskrimum dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menggerebek rumah nomor 58A.

Rumah tersebut diduga memperdagangkan sekitar 31 perempuan berusia di bawah umur untuk dijadikan PSK.

Pemilik rumah bernama Awi beserta 31 perempuan dibawa tim PPA Polda Kepri saat penggerebekan dan saat ini sudah berada di Polda Kepri.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X