Terkait Kematian Zainal, Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Timur Didemo Mahasiswa

Kompas.com - 11/09/2019, 16:11 WIB
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Patuh Karya berdemo ke Mapolda NTB, mereka mendesak agar kasus kematian Zainal Abidin, warga Pok Motong, Lombok Timur yang meninggal usai ditilang,  diusut tuntas. KOMPAS.com/FITRI RPuluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Patuh Karya berdemo ke Mapolda NTB, mereka mendesak agar kasus kematian Zainal Abidin, warga Pok Motong, Lombok Timur yang meninggal usai ditilang, diusut tuntas.

MATARAM, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Patuh Karya (Formasi Pakar) Mataram, mengelar aksi damai ke Markas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (11/9/2019).

Mahasiswa membawa poster dan spanduk yang berisi tuntutan mereka.

Para mahasiswa mengaku prihatian atas kasus kematian Zainal Abidin (29) warga Dusun Tunjung Selatan, Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur.

Mereka menilai, kematian Zainal tidak wajar dan diduga akibat penganiayaan yang dilakukan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur.

Mahasiswa mendesak agar Mabes Polri mencopot jabatan Kapolda NTB Irjen Polisi Nana Sudjana dan Kapolres Lombok Timur AKBP I Made Bagus Winarta.

Keduanya dianggap lalai dan membiarkan anggotanya melakukan penganiayaan terhadap Zainal Abidin hingga meninggal dunia, pada Sabtu (7/9/2019) lalu.

Baca juga: Pelanggar Lalu Lintas Tewas Setelah Berkelahi dengan Polisi, 4 Anggota Polres Diperiksa Propam

Koordinator aksi Didik Sri Hartawan mengatakan, oknum Kepolisian Resor Kabupaten Lombok Timur melakukan tindakan represif terhadap Zainal Abidin yang menyebabkan nyawanya hilang.

Kasus ini dinilai merusak kehormatan dan citra Institusi Kepolisian di mata publik.

"Tindakan yang dilakukan oleh oknum kepolisian ini telah mencoreng kepolisian dalam penegakan hukum. Tidak ada satupun alasan yang membenarkan tindakan represif oknum kepolisian, lebih-lebih sampai menghilangkan nyawa seseorang," kata Didik.

Untuk memberikan rasa keadilan, menurut Didik, polisi perlu melakukan proses hukum terhadap oknum polisi yang melakukan penganiayaan.

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Janin Ditemukan di Ruang Kelas, Siswi SMK Heboh

Janin Ditemukan di Ruang Kelas, Siswi SMK Heboh

Regional
Fakta Lengkap Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Analogi Segitiga hingga Terasa Sampai Bandung dan Bima

Fakta Lengkap Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Analogi Segitiga hingga Terasa Sampai Bandung dan Bima

Regional
Foto Syur Wanita Berbaju PNS Viral, Pemprov Jabar Lakukan Penelusuran

Foto Syur Wanita Berbaju PNS Viral, Pemprov Jabar Lakukan Penelusuran

Regional
TNI Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser Asal Malaysia

TNI Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser Asal Malaysia

Regional
Kisah Iman, Anak Yatim Penjual Gorengan di Trotoar: Dapat Rp 30.000 Sehari hingga Diajak Belanja ke Mal oleh Dedi Mulyadi

Kisah Iman, Anak Yatim Penjual Gorengan di Trotoar: Dapat Rp 30.000 Sehari hingga Diajak Belanja ke Mal oleh Dedi Mulyadi

Regional
Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Regional
Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Merebak di Karawang, 'Safe House' Dibutuhkan

Kasus Kekerasan Seksual Merebak di Karawang, "Safe House" Dibutuhkan

Regional
Pemprov Gorontalo Siap Ganti Rugi Sawah yang Gagal Panen Akibat Kemarau

Pemprov Gorontalo Siap Ganti Rugi Sawah yang Gagal Panen Akibat Kemarau

Regional
Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Regional
Desa Ini Diteror Pria Misterius yang Raba dan Cium Wanita Saat Tidur

Desa Ini Diteror Pria Misterius yang Raba dan Cium Wanita Saat Tidur

Regional
Bentrokan OKP dan TNI di Medan, 1 TNI Luka, Identitas Pelaku Masih Rahasia

Bentrokan OKP dan TNI di Medan, 1 TNI Luka, Identitas Pelaku Masih Rahasia

Regional
Kisah di Balik Bocah 9 Tahun Mengemis di Aceh, Disiksa Orangtua Jika Pulang Tak Bawa Uang

Kisah di Balik Bocah 9 Tahun Mengemis di Aceh, Disiksa Orangtua Jika Pulang Tak Bawa Uang

Regional
Uji Lab Ungkap Sayur di Ambon Terpapar Pestisida, Petani Merugi

Uji Lab Ungkap Sayur di Ambon Terpapar Pestisida, Petani Merugi

Regional
Hibur Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru, Komunitas Ini Sediakan Buku Bacaan

Hibur Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru, Komunitas Ini Sediakan Buku Bacaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X