Niat Mandi di Kolam, Pria Paruh Baya Tewas Tenggelam

Kompas.com - 05/09/2019, 23:42 WIB
Polisi memeriksa kolam pembesaran ikan Nila di Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat yang menjadi lokasi meninggalnya Sopyan alias Aban (50) akibat tenggelam, Kamis (05/09/2019) Dok: IstimewaPolisi memeriksa kolam pembesaran ikan Nila di Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat yang menjadi lokasi meninggalnya Sopyan alias Aban (50) akibat tenggelam, Kamis (05/09/2019)

CIANJUR, KOMPAS.com – Sopyan alias Aban (50) ditemukan tewas tenggelam di sebuah kolam pembudidayaan ikan nila di Kampung Lembursitu, RT 003/001, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (05/09/2019) petang.

Korban asal Kampung Babakan Cangklek, Cugenang, Cianjur, itu meninggal dunia karena diduga tidak bisa berenang saat hendak mandi di kolam tersebut.

“Kedalaman kolam itu sekitar 2,5 meter dan di dasar tengahnya ada saluran air. Kemungkinan korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam,” kata Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda dalam keterangannya kepada Kompas.com, Kamis (05/09/2019) malam.

Baca juga: Tabrakan Speedboat di Sungai Kapuas, 1 Orang Hilang Tenggelam 

Budi menyebutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, saat itu korban yang merupakan pegawai usaha pembesaran ikan tersebut hendak mandi di kolam usai bekerja.

“Sempat dilarang jangan mandi oleh pegawai yang lain, namun korban memaksa ke tengah sendirian, dan sewaktu berada di tengah kolam ia mengangkat tangannya minta tolong,” ujarnya.

Menyaksikan hal itu, tiga orang rekan korban langsung terjun ke kolam untuk menolongnya, namun malah tertarik ke dasar kolam.

Rekan kerja korban yang lain pun berupaya memberikan pertolongan lagi dan berhasil menarik tubuh korban bersama tiga orang rekannya itu.

“Namun korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, sedangkan tiga orang rekannya selamat,” ucapnya.

Baca juga: Kapal Nelayan Pembawa Siswa SMA Tenggelam Diterjang Ombak

Petugas yang datang ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan dari pemilik kolam kemudian membawa jasad korban ke instalasi pemulasaraan jenazah RSUD Sayang Cianjur guna pemeriksaan luar.

“Hasilnya tidak ditemukan luka-luka atau tanda-tanda akibat kekerasan. Korban meninggal dunia karena tenggelam,” imbuhnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya Hanya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya Hanya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Regional
Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Regional
Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Regional
Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Regional
Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Regional
Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Regional
Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Regional
Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Regional
Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Regional
Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Regional
Jembatan Cincin Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jembatan Cincin Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Regional
Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Ini Motif Kakak Adik Habisi Bocah SD di Tepi Hutan Mojokerto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X