Hanya Miliki Satu Paru-paru, Satu Bayi Kembar Siam Meninggal Usai Jalani Operasi Pemisahan

Kompas.com - 28/08/2019, 06:30 WIB
Aysha dan Alisya bayi kembar siam saat menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, Selasa (27/8/2019). HANDOUT/HUMAS RSMH PALEMBANGAysha dan Alisya bayi kembar siam saat menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, Selasa (27/8/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Alisya, bayi kembar siam yang menjalani operasi pemisahan di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSM) Palembang, meninggal sesaat setelah menjalani operasi pemisahan, Selasa (27/8/2019).

Sementara, Aysha yang merupakan kakak dari Alisya selamat dan menjalani perawatan intensif.

Dokter spesialis bedah anak RSMH Palembang Sindu Saksono mengatakan, bayi kembar dari pasangan Orin Safitri (26) dan Afit (30) tersebut hanya memiliki satu paru-paru.

Selain itu, saat dilahirkan, bagian perut, dada hingga pinggang menempel. Bahkan, Alisya tidak memiliki paru-paru.

"Hasil observasi saat dirujuk ke sini, bayi satu menunjang kehidupan adiknya bayi dua, karena hanya memiliki satu paru-paru," kata Sindu usai melakukan operasi.

Baca juga: Bayi Kembar Siam Usia 14 Hari Aysha-Alisya Jalani Operasi Pemisahan

Operasi selama tujuh jam itu berhasil memisahkan kedua bayi tersebut. Namun, pihak dokter tak mampu berbuat banyak untuk menyelamatkan Alisya karena kondisinya terus menurun.

"Mohon maaf dari operasi yang sulit ini kami hanya bisa menyelamatkan satu bayi," ujarnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Regional
Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Regional
Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Regional
Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Regional
Detik-detik Buaya Terkam Nelayan, Korban Tewas hingga Petugas Keluarkan Tembakan

Detik-detik Buaya Terkam Nelayan, Korban Tewas hingga Petugas Keluarkan Tembakan

Regional
152 Tenaga Medis Positif Covid-19 di NTB, Wagub: Sebagian Besar Bertugas di IGD

152 Tenaga Medis Positif Covid-19 di NTB, Wagub: Sebagian Besar Bertugas di IGD

Regional
Santri Klaster Temboro Positif Corona Kabur dari Klinik, Diduga Kangen Keluarga

Santri Klaster Temboro Positif Corona Kabur dari Klinik, Diduga Kangen Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X