Kisah Sepasang Pengantin di Palembang, Menikah di Samping Jenazah Ibu

Kompas.com - 23/08/2019, 17:11 WIB
Para warganet pun menyampaikan bela sungkawa terhadap Martinus atas kisah yang dialaminya tersebut. repro bidik layar akun Instagram @palembangtopPara warganet pun menyampaikan bela sungkawa terhadap Martinus atas kisah yang dialaminya tersebut.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Perasaan senang dan sedih menjadi satu di hari pernikahan Martinus Gempa Sujiwo (29) dan Eli Kesuma Endang (39).

Selain melangsungkan pernikahan di tempat tinggal mereka yang berada di kawasan Jalan Nurul Ikhlas, Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan, mereka juga harus menguburkan jenazah Rohayati (76), yang merupakan ibu dari Eli, karena meninggal dunia.

Mulanya, pada Rabu (21/8/2019), Martinus sedang bekerja sebagai ojek online. Ia mendadak mendapatkan telepon dari keluarga Eli yang mengabarkan jika Rohayati telah meninggal.

Bergegas Martinus langsung datang ke rumah Eli untuk melihat keadaan. Setelah sampai, ia menghubungi ibunya dan memberitahukan kabar duka tersebut.

Baca juga: Viral Puluhan Ekor Hiu Muncul ke Tepi Pantai di Nusa Dua Bali, Ini Penjelasannya

"Ibu bilang, bagaimana kalau ijab kobul di samping Mami (sebutan Rohayati). Karena semasa hidup Mami ingin melihat kami menikah," kata Martinus, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/8/2019).

Atas dasar keinginan tersebut, kedua keluarga mempelai berembuk. Mereka akhirnya langsung memutuskan untuk menikah di samping jenazah Rohayati.

Setelah ijab kabul selesai, perasaan senang kembali bercampur sedih. Seluruh tamu undangan harus mengantarkan jenazah Rohayati ke tempat pemakaman umum (TPU).

Martinus bercerita, sebelum meninggal, Rohayati memang ingin agar Eli putri bungsunya itu segera menikah.

Martinus pun membuat rencana pernikahan tersebut yang ditentukan pada 15 September 2019 mendatang.

Namun, tanggal itu harus dipercepat karena Rohayati telah lebih dulu tutup usia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X