Kronologi Remaja Bunuh Pacar dengan Cangkul karena Ditolak Berhubungan Badan

Kompas.com - 22/08/2019, 17:03 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Remaja berinisial YP telah ditetapkan sebagai tersangka kekerasan terhadap anak di bawah umur oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak, Riau.

Remaja 19 tahun ini tega menghabisi nyawa kekasihnya, DS (14), dengan menggunakan cangkul.

Fakta baru berhasil diungkap penyidik. Sebelum pembunuhan terjadi, pelaku dan korban sempat melakukan hubungan badan.


Hal ini disampaikan Wakapolres Siak Kompol Abdullah Hariri didampingi Kasat Reskrim Polres Siak AKP Faizal Ramzani dalam konferensi pers, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Remaja di Riau Bunuh Pacar Gunakan Cangkul karena Menolak Berhubungan Badan

 

"Pelaku awalnya mengajak korban ke sebuah pondok kosong di Simpang Belutu, Kelurahan Belutu, Kecamatan Kandis, Siak. Di situ mereka melakukan hubungan badan satu kali selama lebih kurang satu menit," ungkap Hariri pada wartawan, Kamis.

Namun, setelah melakukan persetubuhan, pelaku merasa belum puas. Hasrat pelaku semakin memuncak.

"Pelaku minta lagi ( berhubungan badan), tapi korban menolak. Karena menolak, pelaku memukul korban dengan cangkul. Setelah korban terjatuh, pelaku menelentang badan korban lalu mencekiknya," kata Hariri.

Setelah korban tewas, lanjut dia, pelaku masih sempat menyetubuhi korban satu kali. Kemudian pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

"Pelaku juga mengambil handphone milik korban," sebut Hariri.

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X