Dirjen Otda: Dipilih Jadi Menteri, Kepala Daerah Harus Mundur

Kompas.com - 21/08/2019, 07:51 WIB
Plt Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik KOMPAS.COM/A. FAIZALPlt Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik

SURABAYA, KOMPAS.com - Presiden Jokowi menyebut bakal ada salah satu kepala daerah yang diangkat menjadi menteri. Lalu, seperti apa regulasi yang mengatur jika ada kepala daerah meninggalkan jabatannya untuk menjadi menteri?

Menurut Plt Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, seseorang dilarang merangkap jabatan dalam negara.

Jika benar presiden akan mengangkat salah satu kepala daerah menjadi menteri, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari jabatannya.


"Sesuai Pasal 78 Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, kepala daerah bisa mundur dari jabatannya jika meninggal dunia, diberhentikan atau mengundurkan diri," kata Akmal di Surabaya, Selasa (20/8/2019).

Baca juga: Muhaimin Pasrah bila Menteri Desa Bukan Lagi Jatah PKB

Dia mencontohkan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo yang mengundurkan diri dari jabatan kepala daerah karena ditunjuk sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN).

"Jadi dia harus mengundurkan diri jadi kepala daerah sesaat setelah dilantik menjadi menteri," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membeberkan komposisi menteri dalam kabinetnya di periode kedua menjabat presiden.

Salah satu bocorannya adalah ada kepala daerah yang akan diangkat menjadi menteri.

Baca juga: Bahas Ibu Kota Baru, Gubernur Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah se-Kaltim Dialog dengan Menteri PPN

Menurut Jokowi, kabinet baru yang akan dipimpinnya bersama Maruf Amin saat ini sudah selesai disusun.

Jokowi mengaku tinggal mengumumkan susunan kabinet di waktu yang tepat. Bisa diumumkan saat bulan Agustus, bisa juga saat pelantikan pada 20 Oktober 2019 mendatang. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X