Bermula dari 2 Ons Ganja, Kepemilikan 191 Kg Ganja Kering Terungkap

Kompas.com - 19/08/2019, 08:44 WIB
Sebanyak 191 kg ganja diamankan dari pra tersangka. Pengungkapan kasus ini bermula dari kepemilikan 2 ons ganja dari salah satu tersangka. Dok Polres Tebing TinggiSebanyak 191 kg ganja diamankan dari pra tersangka. Pengungkapan kasus ini bermula dari kepemilikan 2 ons ganja dari salah satu tersangka.

MEDAN, KOMPAS.com - Bermula dari pengungkapan kasus 2 ons ganja, akhirnya jaringan narkotika di Kota Tebing Tinggi terungkap.

Tak tanggung-tanggung, tim gabungan BNN dan Polres Tebing Tinggi berhasil menangkap anggota jaringan sindikat pengedar narkotika jenis ganja. 

Tim gabungan juga berhasil mengamankan barang bukti 191 kilogram daun ganja kering dari dua lokasi di Kota Tebing Tinggi pada Jumat (16/8/2019).

Barang bukti tersebut diperoleh dari empat orang tersangka yaitu SS alias P (27), K alias D (39), RN alias I (42), dan RH alias Jek (41).

Baca juga: Penyelundupan 500 Kg Ganja, Rencananya Akan Diedarkan ke Seluruh Indonesia

 

"Keempatnya adalah warga Kota Tebing Tinggi," kata Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi, Minggu (18/8/2019).

Dijelaskan Sunadi, penangkapan tersebut bermula saat BNN dan Personel Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi  terlebih dahulu menangkap tersangka, P dan D di Kecamatan Bejenis Kota Tebing Tinggi, pada Rabu (14/8/2019) kemarin.

Dari ke dua tersangka ditemukan 2 ons ganja kering. Kemudian petugas melakukan pengembangan.

"Kemudian pada Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 15.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap tersangka RN dan Jek. Dari keduanya petugas mengamankan 11 kilogram ganja kering," jelasnya.

Baca juga: Terungkapnya Pengiriman 300 Kg Ganja Kering di Antara Karung Limbah Medis

Pelaku terancam hukuman mati

Salah satu tersangka dengan puluhan bungkus ganja kering. Pengungkapan kasus 191 kg ganja kering ini bermula dari pengungkapan 2 ons ganja dari salah satu tersangka.Dok. Polres Tebing Tinggi Salah satu tersangka dengan puluhan bungkus ganja kering. Pengungkapan kasus 191 kg ganja kering ini bermula dari pengungkapan 2 ons ganja dari salah satu tersangka.
Sunadi menambahkan, dari pengembangan empat tersangka, polisi berhasil mengamankan 180 ganja kering di Jalan Soekarno Hatta, Gang Keluarga, Kota Tebing Tinggi.

"Di dalam sebuah rumah yang tidak di ketahui nama pemiliknya itu di temukan 180 kilogram barkotika jenis ganja  milik tersangka RN," kata Sunadi.

Atas perbuatnya keempat tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2, Subs 111 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman di atas 5 tahun sampai dengan seumur hidup dan hukuman mati," pungkas Sunadi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Regional
Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Regional
Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Regional
Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Regional
Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Regional
Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

Regional
Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X