Ini Penyebab Kebakaran KM Izhar yang Tewaskan 7 Penumpang di Perairan Pulau Bokori

Kompas.com - 17/08/2019, 15:18 WIB
Tim Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap 4 orang penumpang KM Izhar yang terbakar di sekitar perairan antara pulau Bokori dan Tapulaga, Konawe. Foto dok Basarnas Kendari KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATITim Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap 4 orang penumpang KM Izhar yang terbakar di sekitar perairan antara pulau Bokori dan Tapulaga, Konawe. Foto dok Basarnas Kendari

KENDARI, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengidentifikasi penyebab kebakaran KM Izhar yang menyebabkan 7 orang penumpang meninggal dunia di perairan antara Pulau Bokori dengan perairan Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (16/8/2019) malam.

KM Izhar dengan tonase 89 GT itu bertolak dari Kendari menuju Kepulauan Salabangka, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), memuat 50 orang penumpang sesuai manifes kapal tersebut.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhard mengatakan, sekitar pukul 23.30 Wita, di tengah perjalanan antara Pulau Bokori dengan perairan Tapulaga, kapal tersebut mengalami kebakaran akibat adanya kerusakan mesin atau meledaknya tangki solar kapal.

Baca juga: Kapal Terbakar di Bokori Konawe, 7 Penumpang Tewas, 4 Hilang

"Kapal penumpang KM Izhar yang dinakhodai oleh kapten kapal Sarludin Abdul Razak umur 42 tahun, alamat Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konsel, beserta 8 ABK. Tiba-tiba ada percikan api di bagian mesin dan dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kapal," ungkap dia, Sabtu (17/8/2019).

Atas kejadian itu, 7 orang penumpang menjadi korban. Untuk sementara ini, sekitar 37 orang selamat dan 4 orang penumpang masih dalam pencarian.

"Korban meninggal dunia sekitar 7 orang, terdiri dari 1 laki laki dewasa, 4 Wanita dewasa, dan 2 anak-anak," ujar Harry.

Pihak kepolisian dari Polsek Soropia mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Polsek KP3 Kendari terkait jumlah penumpang sesuai manifes yang dikeluarkan pihak Syabandar Kendari.

"Kami mengamankan 1 nakhoda beserta 4 ABK di Polsek Soropia, dan membantu atau membawa korban di Puskesmas Soropia," tambah dia.

Dihubungi terpisah, Kasub Bidkespol Biddokkes Polda Sultra Kompol dr Mauludin mengatakan, data manifes penumpang berjumlah 50 orang, 7 orang meninggal dunia setelah tenggelam, 39 orang penumpang selamat dan 4 orang belum ditemukan.

"Dari catatan kapal motor Izhar atau manifes ada 50 orang penumpang. 4 orang hilang yang terdiri dari 3 pria dewasa dan 1 wanita dewasa, adapun penyebab karena tenggelam," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X