Jadi Anggota DPRD, Caleg yang Pernah Ingin Jual Ginjal Bagi-bagi Hadiah Umroh

Kompas.com - 14/08/2019, 20:07 WIB
Warga yang mendapat hadiah umroh dari Pasutri anggota DPRD Kab Pekalongan Candra Saputra dan Shinanta.Kompas.com / ARI HIMAWAN SARONO Warga yang mendapat hadiah umroh dari Pasutri anggota DPRD Kab Pekalongan Candra Saputra dan Shinanta.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Pasangan suami-istri Candra Saputra dan istrinya Shinanta Previta Anggraeni gelar syukuran atas pelantikan menjadi anggota DPRD Pekalongan di Gedung Pertemuan Umum (GPU).

Candra dan istrinya membagikan hadiah umroh kepada para marbot serta pendukungnya. Ada 12 orang yang diberikan hadiah pergi umroh.

"Ini merupakan bentuk nazar atau janji kami berdua apabila terpilih akan mengumrohkan marbot mushala dan masjid di lingkungan daerah pemilihan. Selain itu juga untuk pendukung kami," kata Candra, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Dilantik Jadi Anggota Dewan, Caleg yang Gagal Jual Ginjal Diarak Massa Pendukung


Candra mengatakan, dia diingatkan istrinya agar tidak lupa terhadap nazar sehingga ia langsung memberikan hadiah umroh usai pelantikan.

Uang umroh diambil dari uang pribadi dan gaji pertamanya menjadi anggota dewan.

Warga yang mendapatkan hadiah umroh akan berangkat menuju tanah suci pada bulan November.

Kusharyanto, salah satu warga mengaku senang mendapatkan hadiah umroh dari Candra. 

"Niatnya datang ke syukurannya tapi kok tiba-tiba ada pengundian umroh. Kebetulan tadi saya diberi selebaran door prize. Benar-benar tidak menyangka," ungkapnya.

Candra Saputra (31), warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pernah menjadi buah bibir masyarakat pada tahun 2014.

Saat itu ia gagal dalam pemilihan calon legislatif (caleg) Dapil 4 Kabupaten Pekalongan dari Partai Demokrat.

Bahkan ia berniat menjual ginjalnya karena terlilit utang hingga Rp 400 juta lebih untuk modal kampanye.

Baca juga: Kisah Istri Selamatkan Suami dari Gagal Ginjal Kronis, Demi Cinta hingga Menunggu 5 Tahun

 

Ia pun harus pergi ke Jakarta dan tidur bersama puluhan tunawisma di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menjual ginjalnya kepada seseorang.

Selama 10 hari berada di Jakarta, ia tak kunjung menemukan orang yang ingin membeli ginjalnya untuk melunasi utangnya.

Akhirnya ia pun memutuskan untuk menemui menteri BUMN Dahlan Iskan yang menurutnya baik dan memiliki jiwa sosial tinggi. Utangnya pun lunas ketika Dahlan Iskan membantu keuangannya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X