Alami Sesak Napas, Teknisi Helikopter "Water Boombing" asal Rusia Meninggal di Palembang

Kompas.com - 13/08/2019, 20:37 WIB
Andrey Sushakov (43) teknisi helikopter water boombing asal Rusia yang tewas di Palembang.ISTIMEWA Andrey Sushakov (43) teknisi helikopter water boombing asal Rusia yang tewas di Palembang.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Andrey Sushakov (43), teknisi helikopter jenis Mi-8 RA-22583 asal Rusia yang bertugas untuk memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan, dinyatakan meninggal setelah menjalani kondisi kritis.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori mengatakan, Andrey sebelumnya mengeluhkan sesak napas dan menghubungi rekannya bernama Pavel Zakharov, sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Palembang untuk menjalani perawatan.

Baca juga: Ironi Penegakan Hukum Karhutla Kalbar: Petani Kecil Dipidana, Abai Lahan Konsesi Korporasi


"Hasil diagnosa dari dokter, ada penyempitan pembuluh darah ke otak, sehingga langsung pada waktu itu dirawat di ruang ICU," kata Ansori, Selasa (13/8/2019).

Saat menjalani perawatan, Andrey mengalami kondisi yang terus menurun. Tepat pada Minggu (11/8/2019) pukul 17.35, Andrey dikabarkan meninggal.

Jenazah Andrey saat ini belum bisa dipulangkan ke negara asalnya karena harus menjalani proses autopsi di rumah sakit.

Hasil autopsi tersebut, menurut Ansori, akan mengungkap penyebab kematian Andrey.

Baca juga: Panglima TNI Janji Kerahkan Pesawat Hercules Padamkan Karhutla Riau

"Sesuai aturan negara asalnya memang begitu, harus di autopsi terlebih dahulu sebelum dipulangkan," ucap Ansori.

Andrey tercatat baru bekerja sebagai teknisi helikopter water boombing sejak dua pekan lalu.

Sebelum bertugas, Andrey tak memiliki riwayat penyakit. "Pada waktu itu dinyatakan sehat," ujar dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan soal Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua | Viral Video Ustaz Abdul Somad

[POPULER NUSANTARA] Penjelasan soal Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua | Viral Video Ustaz Abdul Somad

Regional
Kerusuhan Timika, Polisi Tetapkan 34 Orang Tersangka

Kerusuhan Timika, Polisi Tetapkan 34 Orang Tersangka

Regional
Cerita di Balik Disabilitas Dilarang Beribadah di Masjid Raya Sumbar hingga Mengadu ke Wagup

Cerita di Balik Disabilitas Dilarang Beribadah di Masjid Raya Sumbar hingga Mengadu ke Wagup

Regional
3 Ruko Berisikan Mobil dan 'Sparepart' Hangus Terbakar

3 Ruko Berisikan Mobil dan "Sparepart" Hangus Terbakar

Regional
Yenny Wahid dan Mahasiswa Papua Kirimkan Salam Damai dari Makam Gus Dur

Yenny Wahid dan Mahasiswa Papua Kirimkan Salam Damai dari Makam Gus Dur

Regional
Jokowi Sebut Garam NTT Lebih Bagus dari Madura dan Australia

Jokowi Sebut Garam NTT Lebih Bagus dari Madura dan Australia

Regional
Pernyataan Unsur soal Mahasiswanya Jadi Tersangka Kasus 4 Polisi Terbakar

Pernyataan Unsur soal Mahasiswanya Jadi Tersangka Kasus 4 Polisi Terbakar

Regional
Buron 10 Bulan, Otak Pembunuhan Sopir Taksi 'Online' Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Otak Pembunuhan Sopir Taksi "Online" Ditembak Polisi

Regional
Main Lilin di Loteng, Seorang Balita Tewas Terbakar

Main Lilin di Loteng, Seorang Balita Tewas Terbakar

Regional
Ketika Daerah Lain Ekonominya Masih Sulit, Semarang Malah Melejit

Ketika Daerah Lain Ekonominya Masih Sulit, Semarang Malah Melejit

Regional
Waspada Terhadap Jenis Kayu Bajakah yang Mengandung Racun

Waspada Terhadap Jenis Kayu Bajakah yang Mengandung Racun

Regional
Pembunuh Taruna ATKP Makassar Terima Vonis 10 Tahun Penjara

Pembunuh Taruna ATKP Makassar Terima Vonis 10 Tahun Penjara

Regional
Muntah-muntah Setelah Makan Bersama, 10 Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

Muntah-muntah Setelah Makan Bersama, 10 Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
28 Mantan Anggota DPRD Gunungkidul Belum Kembalikan Laptop, Alasannya Sibuk

28 Mantan Anggota DPRD Gunungkidul Belum Kembalikan Laptop, Alasannya Sibuk

Regional
 Jokowi Telepon, Ini Pesan untuk Gubernur Papua Barat Pasca-Kerusuhan Manokwari hingga Timika

Jokowi Telepon, Ini Pesan untuk Gubernur Papua Barat Pasca-Kerusuhan Manokwari hingga Timika

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X