Cerita Mama Anastasia dan Gerabah Peninggalan Nenek Moyang

Kompas.com - 12/08/2019, 12:28 WIB
Foto : Mama Anastasia pose di depan gerabah di halaman rumahnya di Dusun Dusun Gedo, Desa Wolo Koli Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Sabtu (10/8/2019). Nansianus TarisFoto : Mama Anastasia pose di depan gerabah di halaman rumahnya di Dusun Dusun Gedo, Desa Wolo Koli Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, Sabtu (10/8/2019).

Ia menerangkan, proses pembuatan gerabah sebenarnya tidak susah. Awalnya, tanah liat dijemur, kemudian ditumbuk, lalu diayak sampai halus.

Setelah itu, tanah tersebut dicampur dengan air.  

Setelah tanah campur dengan air, baru dimulai proses pembuatan bibir gerabah.

Setelah dikeringkan, pukul bagian bawah gerabah, kemudian dibersihkan menggunakan air dan kayu kecil.

Setelah itu, gerabah yang sudah terbentuk dijemur selama 2-3 hari.

Selanjutnya, gerabah yang sudah kering dibakar dan disiapkan untuk dipasarkan.

Adapun, alat-alat yang digunakan antara lain, tutun atau kayu untuk memukul bagian luar dan membentuk jadi periuk.

Kemudian, batu untuk memukul bagian dalam.   

Di tengah zaman yang semakin maju kini, mama Anastasia berharap agar anak-anak muda tertarik untuk belajar membuat gerabah. 

"Selama ini saya ajak mereka di kampung sini, tidak mau. Tetapi, pelan-pelan sudah ada yang mau. Kalau mereka tidak belajar, hilang nanti. Padahal ini kan barang peninggalan nenek moyang yang mesti dilestarikan," ujar mama Anastasia.

Anastasia juga berharap kepada Pemerintah Desa Wolo Koli agar membentuk kelompok kerajinan gerabah melalui badan usaha milik desa.

Dengan begitu, masyarakat yang mau belajar membuat gerabah bisa bergabung dalam kelompok tersebut. 

"Saya ingin gerabah ini jadi produk unggulan desa Wolo Koli. Itu juga bisa menyumbang pendapatan asli desa," kata Anastasia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Regional
TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

Regional
Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Regional
Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Regional
Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Regional
Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Regional
Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Regional
Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Regional
Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X