Debu Vulkanik yang Selimuti Bibir Kawah Tangkuban Parahu Dibersihkan

Kompas.com - 27/07/2019, 15:40 WIB
Debu dan pasir vulkanik yang selimuti parkiran Kawah Ratu, pusat wisata TWA Gunung Tangkuban Parahu,  akibat erupsi yang terjadi pada Jumat (26/7/2017) sore, dibersihkan oleh pengelola, PT GRPP,  Sabtu (27/7/2019). PUTRA PRIMA PERDANADebu dan pasir vulkanik yang selimuti parkiran Kawah Ratu, pusat wisata TWA Gunung Tangkuban Parahu, akibat erupsi yang terjadi pada Jumat (26/7/2017) sore, dibersihkan oleh pengelola, PT GRPP, Sabtu (27/7/2019).

SUBANG, KOMPAS.com- Pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu, PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) menerjunkan 100 orang petugas khusus untuk membersihkan debu vulkanik yang menyelimuti parkiran bibir Kawah Ratu. Tempat itu selama ini menjadi pusat kunjungan wisata Gunung Tangkuban Parahu.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah truk disediakan oleh PT GRPP untuk mengangkut pasir vulkanik dari parkiran Kawah Ratu untuk disimpan di tempat khusus yang disediakan PT GRPP agar abu tersebut tidak dibuang sembarangan.

Baca juga: Kapolda Jabar: TWA Tangkuban Parahu Ditutup Tiga Hari


“Tiga hari ini kami bersihkan dulu.  Mudah-mudahan satu hari selesai dan nanti malam hujan turun. Kami sediakan lima unit truk untuk angkut debunya,” kata Direktur Utama PT GRPP Putra Kaban saat ditemui di TWA Gunung Tangkuban Parahu, Subang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2019).

Putra Kaban menambahkan, upaya membersihkan debu vulkanik di bibir Kawah Ratu sejalan dengan pernyataan Kapolda Jawa Barat yang memutuskan untuk menutup kunjungan ke TWA Gunung Tangkuban Parahu selama tiga hari

“Ini kan masalah kenyamanan, harus bikin bersih dulu. Kami harapkan pengunjung nanti nyaman karena sudah bersih,” ungkapnya.

Baca juga: Pasca Erupsi, Aktivitas Vulkanik Gunung Tangkuban Parahu Mulai Turun

Lebih lanjut, dia menambahkan, PT GRPP menghormati keputusan penutupan kunjungan yang dikeluarkan oleh Kapolda Jawa Barat.

Setelah tiga hari, pihaknya akan tetap membuka loket kunjungan karena rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Tangkuban Parahu masih dalam status normal.

“Patokan saya tetap dari rekomendasi PVMBG karena ini badan resmi yang mengeluarkan rekomendasi,” ujarnya.

Jika nanti loket kunjungan dibuka, lanjut dia, pengunjung akan diarahkan supaya tidak mendekati Kawah Ratu dan hanya boleh sampai ke Terminal Jayagiri.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Dekat Permukiman Warga di Riau

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Dekat Permukiman Warga di Riau

Regional
4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X