Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Baru

Kompas.com - 23/07/2019, 22:18 WIB
Jenazah WJ (14) korban penganiayaan SMA Taruna Indonesia ketika berada di rumah duka.KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Jenazah WJ (14) korban penganiayaan SMA Taruna Indonesia ketika berada di rumah duka.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Supriadi mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus penganiayaan yang menyebabkan WJ, siswa SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia di Palembang tewas.

Supriadi mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menetapkan tersangka.

“Iya kemungkinan ada tersangka baru untuk kasus WJ, sekarang penyidik sedang bekerja untuk mengungkapnya,”kata Supriadi, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Ajukan Praperadilan, Pengacara Minta Penganiaya Siswa SMA Taruna Dibebaskan


Sebelumnya, selain WJ, ada siswa SMA Taruna berinisial DJB yang tewas dianiaya pembinanya bernama Obby Frisman Arkataku (24), saat orientasi siswa. Obby telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil penyelidikan sementara, kegiatan orientasi di SMA Semi Taruna dibagi menjadi empat pleton yang diikuti oleh 105 siswa.

Untuk pleton satu, tersangka Obby sebagai pembimbing dan DBJ tergabung dalam kelompok tersebut. Sementara, untuk WJ tergabung dalam pleton dua yang diketuai oleh pembimbing lain.

“Pembimbing dari sekolah akan kita periksa dan mintai keterangan. Begitu juga dengan rekan-rekan korban, nanti akan terungkap peristiwa yang sebenarnya seperti apa,” ujar Supriadi.

Hasil rekam medis selama menjalani perawatan di rumah sakit akan dijadikan alat bukti oleh penyidik untuk mencari penyebab kematian WJ.

“Kalau ternyata memang ada bekas benturan yang disebabkan benda tumpul, hampir dipastikan itu ada penganiayaan,” jelas Kabid Humas.

Baca juga: 6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Diberitakan sebelumnya, WJ meninggal usai menjalani perawatan di rumah sakit selama enam hari karena dianiaya oleh pembina sekolahnya.

Penganiayaan itu menyebabkan WJ menderita usus terbelit hingga harus dioperasi. Sebelum meninggal, pemuda ini sempat menyampaikan kepada ibunya jika ia menjadi korban kekerasan di sekolah.

Selain WJ, DBJ yang merupakan rekan korban telah lebih dulu tewas pada Sabtu (13/7/2019), karena mengalami penganiayaan oleh Obby Frisman Arkatakut yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X