Cerita Aksi Kejar-kejaran Petugas BNN Buru Peternak Merpati Pemilik Sabu

Kompas.com - 22/07/2019, 15:44 WIB
BNNK Banyumas mengungkap kasus peredaran sabu-sabu di Kantor BNNK, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (22/7/2019). Fadlan Mukhtar ZainBNNK Banyumas mengungkap kasus peredaran sabu-sabu di Kantor BNNK, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (22/7/2019).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas, Jawa Tengah, melumpuhkan pemilik sabu-sabu berinisial BAP (29) menggunakan senjata api karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kepala BNNK Banyumas Agus Untoro mengatakan, tersangka ditangkap bersama rekannya SC (26) di Jalan Jenderal Soedirman, Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jum'at (19/7/2019).

"Sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas. Kedua tersangka kabur menggunakan sepeda motor, baru berhenti di Sokaraja, karena jalanan padat," kata Agus yang didampingi penyidik Yayan Ahdian saat ungkap kasus di Kantor BNNK, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019).


Baca juga: Cerita Heroik TNI AL Ringkus Kurir Sabu 21 Kilogram, Upah Rp 200 Juta hingga Aksi Kejar-kejaran Speedboat

Petugas, kata Agus, akhirnya memuntahkan peluru ke kaki BAP. BAP yang kesehariannya beternak burung merpati ini merupakan salah satu target operasi petugas.

Lebih lanjut Agus mengatakan petugas telah membuntuti kedua tersangka saat akan mengambil paket sabu-sabu di bawah tiang baliho di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.

"Kedua tersangka awalnya sempat muter-muter, setelah dirasa aman, diambil di bawah tiang baliho. Sistemnya beli putus dengan menaruh alamat, pesannya lewat SMS," ujar Agus.

Baca juga: Viral Video Kejar-kejaran Antara Polisi dan Pengedar Narkoba di Atap Rumah Warga

Agus mengatakan dari tangan tersangka mengamankan sabu-sabu seberat 0,43 gram. Tersangka diancam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 112, 127 dan 132 dengan ancaman hukuman paling sedikit empat tahun penjara.

"Kami sedang berusaha mengungkap jaringan di atasnya. Tersangka mengaku memesan sabu-sabu tersebut dari seseorang berinisial GH," kata Agus.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X