25 Tahun Berjualan Rujak, Zaenah dan Suami Akhirnya Berangkat Haji

Kompas.com - 11/07/2019, 12:11 WIB
Zaenah saat membuatkan rujak pesanan konsumen di warung teras rumahnya di Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik. HAMZAH ARFAHZaenah saat membuatkan rujak pesanan konsumen di warung teras rumahnya di Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com – Asal ada niat kuat, di situlah pasti ada jalan. Kata-kata inilah yang dipegang oleh pasangan Ajmain (60) dan Zaenah (55), warga Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Sebab dari hasil jualan rujak dan gorengan di warung berukuran 2x3 meter yang terletak di teras rumahnya, pasangan tersebut akhirnya memenuhi impian mereka untuk pergi menunaikan ibadah ke Tanah Suci tahun ini.

“Saya jualan ini (dari pagi) hingga sore, sejak anak saya yang pertama sekolah TK (taman kanak-kanak), sekitar 25 tahun lalu. Hasilnya, dikit-dikit ada yang sengaja saya sisihkan untuk ikut arisan di kampung,” kata Zaenah saat ditemui di rumahnya, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Kumpulkan Uang di Karung Selama 30 Tahun, Nenek Ini Akhirnya Berangkat Haji

Menurut Zaenah, setiap hari ia biasa mendapatkan uang dari hasil penjualan rujak dan gorengan hingga Rp 500.000. Namun hasil ini masih kembali diperuntukkan guna keperluan membeli bahan untuk berjualan esok harinya, dengan sebagian lagi digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Dari sebagian uang yang digunakan untuk keperluan sehari-hari tersebut, Zaenah tidak lupa menyisihkan uang untuk membayar arisan di kampungnya sebesar Rp 30.000, dengan hasil yang didapatkan bisa mencapai Rp 6 juta.

“Uang itu (hasil arisan) yang kemudian saya tabung, dan ada juga yang saya belikan emas. Hingga akhirnya saya buat daftar haji, alhamdulillah tahun ini dapat panggilan,” tutur dia.

Zaenah dan Amijan mengaku mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak 2010 silam, dan setelah menunggu kurang lebih 9 tahun akhirnya mereka berdua diumumkan oleh Kementerian Agama sebagai calon jemaah haji asal Gresik yang berangkat pada tahun ini.

Menurut jadwal, pasangan Zaenah dan Amijan tergabung dalam kloter 57 dan akan berangkat pada 24 Juli 2019. Mereka tergabung dalam embarkasi Surabaya, dengan lebih dulu berkumpul di Asrama Haji Sukolilo sebelum diberangkatkan melalui Bandara Juanda.

“Alhamdulillah, rasanya senang sekali dapat panggilan bisa menunaikan ibadah haji bersama suami,” ucap ibu tiga anak ini.

Berdasarkan catatan Kantor Kemenag Gresik, sebanyak 2.135 calon jemaah haji berangkat dari Gresik tahun ini. Mereka terbagi dalam lima kloter, dari kloter 55 hingga 59.

Baca juga: Menabung sejak 1965, Kakek 92 Tahun dan Istri Akhirnya Berangkat Haji

Rencananya, calon jemaah haji kloter 55 dan 56 diberangkatkan dari Gresik menuju Asrama Haji Sukolilo pada tanggal 23 Juli 2019, kemudian kloter 57 dan 58 satu hari berselang. Disusul kloter 59 diberangkatkan pada tanggal 25 Juli 2019 pagi.

Calon jemaah haji termuda asal Gresik pada tahun ini tercatat atas nama Dela Aimmatul Maghfiroh (19), warga Desa Betoyo Kauman, Kecamatan Manyar, Gresik.

Sementara calon jamaah haji tertua atas nama Tunayah (90), warga Desa Sooko, Kecamatan Wringinanom, Gresik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

Regional
Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Regional
Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Regional
Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Regional
Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Regional
Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X