Ini Penyebab Kebakaran yang Hanguskan 16 Rumah di Surabaya

Kompas.com - 11/07/2019, 09:51 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 16 rumah dan berdampak pada 11 rumah lainnya di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Rabu (10/7/2019). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 16 rumah dan berdampak pada 11 rumah lainnya di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Rabu (10/7/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan penyebab kebakaran yang menghanguskan 16 rumah di RT 05, RT 02, dan RT 09, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Menurut dia, titik kebakaran itu berawal dari sebuah rumah penjual pangsit mie yang kompornya menyemburkan api. Lantaran banyak LPG, api menjalar ke LPG lainnya dan terlempar ke atas.

"Sehingga terjadi banyak ledakan. Karena saat ini memang musim kemarau, akhirnya api cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya," kata Irvan, Rabu (10/7/2019).

Kebakaran itu melahap 16 rumah dan 11 rumah lain ikut terdampak. Hasil pendataan, baik rumah tang terbakar dan terdampak dihuni 42 kepala keluarga atau atau 112 jiwa.

Baca juga: Saat Risma Menangis di Pengungsian Korban Kebakaran, Janji Tak Akan Telantarkan hingga 16 Rumah Ludes

Irvan menyampaikan, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan 20 unit mobil kebakaran.

Namun, karena posisinya berada di permukiman padat penduduk dan sulit dijangkau, mobil PMK tidak bisa masuk ke dalam rumah-rumah yang berada di gang sempit itu.

Dinas PMK pun menggelar selang hingga sepanjang 200 meter lebih.

Dibantu warga

Untungnya, kata Irvan, api cepat teratasi karena dibantu warga sekitar yang ikut bergotong-royong membantu memadamkan api.

Ia memastikan akan terus mengintensifkan simulasi pemadam kebakaran supaya warga ikut membantu memadamkan api apabila terjadi kebakaran di sekitarnya.

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran di Asmat Papua, Hanguskan Ratusan Rumah dan Kios hingga 897 Warga Mengungsi

5 Fakta Kebakaran di Asmat Papua, Hanguskan Ratusan Rumah dan Kios hingga 897 Warga Mengungsi

Regional
Kenang Habibie, Seniman Bandung Gelar Pertunjukan Jalanan 7 Jam Nonstop

Kenang Habibie, Seniman Bandung Gelar Pertunjukan Jalanan 7 Jam Nonstop

Regional
Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Regional
Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Regional
2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

Regional
Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Regional
Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Regional
Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Regional
Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Regional
Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Regional
Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Regional
Walkot Hendi Berencana Terapkan 'Car Free Zone' di Kota Lama Semarang

Walkot Hendi Berencana Terapkan "Car Free Zone" di Kota Lama Semarang

Regional
Sempat Dikritik, Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Diputar di Semarang

Sempat Dikritik, Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Diputar di Semarang

Regional
Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Regional
Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X