Penangkapan Jambret di Jombang Berawal Informasi di Facebook

Kompas.com - 10/07/2019, 11:29 WIB
Amin Istifarin (tengah), pelaku dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret), saat mengikuti gelar perkara kasus yang menjeratnya, di Mapolres Jombang, Rabu (10/7/2019). KOMPAS.com/MOH SYAFIÍAmin Istifarin (tengah), pelaku dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret), saat mengikuti gelar perkara kasus yang menjeratnya, di Mapolres Jombang, Rabu (10/7/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Amin Istifarin (27), warga Jombang, Jawa Timur, diringkus polisi di rumahnya, di Dusun Siwalan, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Mantan buruh di perusahaan pengepul barang bekas tersebut ditangkap karena menjambret ponsel.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, penangkapan Amin berawal dari unggahan di Facebook, tentang adanya peristiwa perampasan ponsel yang dialami seorang perempuan.

Peristiwa perampasan ponsel di jalan raya tersebut disampaikan seorang netizen di grup Facebook yang beranggota komunitas warga Jombang.

"Awalnya kami mendapatkan info dari ILKJ (Info Lantas dan Kriminal Jombang), ada peristiwa perampasan handphone yang dialami seorang perempuan di jalan raya. Informasi itu kemudian didalami petugas dengan meminta keterangan korban," kata Azi di Mapolres Jombang, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Selain Jambret Kalung Ibunya, Yuda Jual Motor Keluarga

Baca juga: Seorang Ibu Dijambret Anaknya Sendiri, Begini Kronologinya

Berdasarkan penyidikan, Amin diduga sudah 3 kali melakukan aksi penjembretan dengan waktu dan lokasi berbeda. Barang yang dirampas terdiri dari 3 buah dompet dan 2 buah ponsel.

Perampasan pertama kali dilakukan pada 13 Mei 2019 lalu. Saat itu, Amin merampas ponsel dan dompet milik Luxi Riswayanti, warga Sidowarek, Kabupaten Jombang. 

Aksi itu dilakukan saat korban sedang mengendarai motor di jalan Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.

Berikutnya, pada 28 Juni 2019, pelaku beraksi dengan merampas dompet dan ponsel milik korban di Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Dompet itu milik korban atas nama Nunik Rachmati, warga Desa Kemambang, Kecamatan Diwek.

Aksi ketiga dilakukan Amin pada 29 Juni 2019, di wilayah Desa Krembangan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Saat itu, Amin merampas ponsel dan dompet milik Retno Dwi Ariany yang merupakan warga setempat.

 Azi Pratas Guspitu mengatakan, dari tangan pelaku, polisi mengamankan 3 buah ponsel serta 1 unit motor yang digunakan untuk beraksi sebagai barang bukti.

Baca juga: Berlari dan Halangi Laju Motor, Ini Aksi Heroik Polisi Lalu Lintas Hadang Jambret



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Kota Madiun akan Terapkan E-TLE di Seluruh Wilayah

Siap-siap, Kota Madiun akan Terapkan E-TLE di Seluruh Wilayah

Regional
Saking Kesalnya Disebut Duda, Sandra Tak Menyesal Bunuh Teman dengan Sadis

Saking Kesalnya Disebut Duda, Sandra Tak Menyesal Bunuh Teman dengan Sadis

Regional
Buruh Bangunan Ini Menangis, Anaknya Kritis Dihantam Batu oleh Gangster, Operasi Tak Ada Biaya

Buruh Bangunan Ini Menangis, Anaknya Kritis Dihantam Batu oleh Gangster, Operasi Tak Ada Biaya

Regional
Cerita Atlet Difabel, Mengubah Keterbatasan Jadi Tanpa Batas

Cerita Atlet Difabel, Mengubah Keterbatasan Jadi Tanpa Batas

Regional
'Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh'

"Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh"

Regional
R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

Regional
Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Regional
Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Regional
Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram 'Pemberian' SBY untuk Modal Usaha

Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram "Pemberian" SBY untuk Modal Usaha

Regional
Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Regional
Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X