Kompas.com - 08/07/2019, 18:56 WIB
Kendaraan para wisatawan memadati pelataran parkir yang tersedia di Kawasan Wisata Puncak Bukit Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2015). Puncak Bukit Mandeh merupakan salah satu objek wisata yang dapat dikunjungi di Kawasan Wisata Mandeh. Kompas.com/Wahyu Adityo ProdjoKendaraan para wisatawan memadati pelataran parkir yang tersedia di Kawasan Wisata Puncak Bukit Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2015). Puncak Bukit Mandeh merupakan salah satu objek wisata yang dapat dikunjungi di Kawasan Wisata Mandeh.

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Bukit Ameh, Mandeh Tarusan, Sumatera Barat. Ditargetkan usulan itu akan terbit 2020.

"Kita terus mengebut proses pengusulan KEK Mandeh. Tahun depan ditargetkan sudah terbit peraturan pemerintah tentang KEK ini," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni yang dihubungi Kompas.com, Senin (8/7/2019).

Baca juga: Jadi Warisan Dunia, Penambangan Dilarang di Ombilin Sawahlunto

Hendrajoni mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Dadang Riski Ratman serta stakeholder lainnya di Kantor Kemenpar RI.

Hasil rapat itu, akan dibentuk satu tim yang solid antara kabupaten dan provinsi yang terkoordinasi dengan baik.

Sementara, lanjutnya, masterplan KEK yang menjadi tanggung jawab Kemenpar diperkirakan akhir tahun ini selesai.

Dikatakan Hendrajoni, sesuai dengan arahan Kemenpar ada 17 jenis persyaratan administrasi yang harus dipenuhi dalam pengusulan KEK kepada Dewan Nasional  KEK pada Kementerian Koodinator Perekonomian. 

Dari 17 syarat tersebut di antaranya masterplan, dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL), dan penyediaan lahan serta ketersedian infrastruktur.

"Semua itu harus dipersiapkan secara simultan dan terkoordinasi mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat," kata Hendrajoni.

Baca juga: Diterjang Puting Beliung, Satu Sekolah dan Lima Rumah Warga di Sumbar Rusak

Menurut Hendrajoni, pihaknya bersama tim ditugasi khusus oleh Menteri Pariwisata untuk menyiapkan masterplan KEK pariwisata Bukit Ameh Mandeh, serta memberikan advokasi dalam menyiapkan persyaratan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X