KILAS DAERAH

Berpusat di Bunaken, OASE KK Inisiasi Gerakan Penanaman Mangrove di 12 Provinsi

Kompas.com - 06/07/2019, 22:34 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Gerakan Penanaman Mangrove di 12 provinsi, Sabtu (6/7/2019), di Menado, Sulawesi Utara. Dok. Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi UtaraPemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Gerakan Penanaman Mangrove di 12 provinsi, Sabtu (6/7/2019), di Menado, Sulawesi Utara.


KOMPAS.com – 
Ibu-ibu yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) menginisiasi Gerakan Penanaman Mangrove di 12 provinsi.

Ketua Bidang 5 OASE Ibu Uga Wiranto menjelaskan tujuan pelaksanaan gerakan tersebut adalah untuk mengembalikan peran dan fungsi mangrove seperti semula.

“Mangrove itu berperan untuk penyerap polutan, mencegah intrusi air laut, penelitian dan pendidikan, penyimpan karbon yang  tinggi, pengembangan wisata alam dan tempat berpijah aneka biota laut,” kata dia seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, lanjut Uga, Mangrove juga berfungsi menjadi pelindung garis pantai  dari abrasi dan tsunami, menyediakan hasil hutan berupa kayu dan non kayu, tempat  berlindung serta berkembang biak berbagai jenis fauna ekosistem payau.


Baca jugaBerkat Hutan Mangrove, Nelayan dan Petani Kelapa di Maluku Utara Punya Penghasilan Tambahan

Gerakan dengan tema "Penanaman Mangrove Untuk Pemulihan DAS dan Mitigasi Perubahan Iklim” akan dimulai pada Selasa (9/7/2019) secara serentak di 12 provinsi di Indonesia, dengan Meras, Bunaken, sebagai pusatnya.

Menurut rencana di Meras akan ada 5000 pohon manggarove yang ditanam. Acara penanaman sendiri akan dihadiri Ibu Negara dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Rapat persiapan

Untuk mempersiapkan pelaksanaan gerakan tersebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara ( Sulut) mengadakan rapat persiapan pada Sabtu (6/7/2019).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulut Muhammad Mokoginta menghasilkan beberapa keputusan untuk acara nanti.

Diantaranya adalah pembagian jenis-jenis bibit produktif sebanyak 500 batang, membagikan alat pembuat biopori, penyerahkan benih ikan kerapu cantik 300 ekor,

Selain itu, pada acara nanti akan dilaksanakan lomba mewarnai untuk anak paud dan kelas 1-3 SD dengan tema pelestarian mangrove dan pengobatan gratis.

Baca jugaHutan Mangrove Penolong Nelayan Suku Bajau Saat Musim Angin Barat

Perlu diketahui, dasar pelestarian mangrove adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 73 Tahun 2012 Tentang Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

Kemudian Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 4 Tahun 2017 Tentang kebijakan, strategi, program dan indikator kinerja pengelolaan ekosistem mangrove nasional.

Asal tahu saja berdasarkan peta one map, sebaran mangrove di Sulut 11.434 hektar (ha) dengan rincian 11.408 ha di hutan dan 26,2 ha di luar kawasan hutan.

Sementara itu, untuk Kota Manado total ada 209,8 ha dengan rincian di Kecamatan Bunaken 135 ha dan Bunaken Kepulauan 74,8 ha.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X