6.000 Motor Listrik Siap Dibagikan ke Pesantren Jabar

Kompas.com - 05/07/2019, 15:20 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mencoba motor listrik karya PT Arindo Pratama di Gedung Pakuan, Jalan Otista, beberapa waktu lalu. Dokumentasi Humas Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mencoba motor listrik karya PT Arindo Pratama di Gedung Pakuan, Jalan Otista, beberapa waktu lalu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Produsen motor listrik, PT Arindo Pratama, bakal membagikan produk motor listriknya kepada sejumlah Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan pesantren di Jawa Barat (Jabar).

Rencana itu telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

Owner PT Arindo Pratama Soegeng Rijadi mengatakan, ada 60 unit yang akan dibagikan untuk tahap pertama. Jika dinilai positif, ia siap menyiapkan 6.000 unit untuk DKM dan pesantren.

"60 tahap awal, kalau perkembangan menguntungkan baru berkembang se-Jabar, baru nasional," kata Soegeng saat dihubungi via telepon, Jumat (5/7/2019).

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Motor Listrik Miliknya Sudah Berlisensi, Ini Spesifikasinya

Soegeng mengatakan, motor itu dibagikan dengan pola kerja sama. Hal itu pun sekaligus meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut program itu berbentuk hibah.

"Bahasanya bukan hibah, nanti kerja sama dengan DKM dan pesantren," ujarnya.

Baca juga: 6.000 Motor Listrik Dihibahkan untuk Masjid se-Jabar, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

Selain memberikan motor listrik, Soegeng mengatakan tiap DKM akan diberikan peluang usaha berupa warung sembako.

Suplai barang disediakan PT Arindo, sementara DKM menyiapkan lahan. Motor yang diberikan nantinya digunakan sebagai armada bagi kurir.

"Nanti pemuda di lingkungan masjid yang istilahnya belum kerja dia jadi kurir, di masjid itu jualan sembako. Kita menyediakan, kerja sama juga dengan bulog, jadi sharing fee," ujar Soegeng.

Soegeng menjelaskan, ia sudah memperhitungkan rencana bisnis lewat program tersebut. Apalagi PT Arindo Pratama juga bergerak di bidang PPOB (Payment Point Online Bank) merupakan suatu loket layaknya bank yang dapat digunakan untuk membayar berbagai tagihan dalam satu tempat.

"Insya Allah kalau potensi bisnisnya model gojek saja berapa, antar jemput barangnya kan sangat besar. Bisnis plan-nya sudah sangat terukur. Kebetulan kita punya loket 65.000 pembayaran PPOB. Sistemnya nanti kemitraan," jelasnya.

Motor listrik yang diproduksi PT Arindo Pratama juga digunakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai motor hariannya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Pemuda Demak Menyambut HUT RI di Masa Pandemi

Aksi Pemuda Demak Menyambut HUT RI di Masa Pandemi

Regional
Pasca-Erupsi Gunung Sinabung, Empat Kecamatan Terkena Hujan Abu

Pasca-Erupsi Gunung Sinabung, Empat Kecamatan Terkena Hujan Abu

Regional
Dua Tahun Tak Terima Gaji, Elivina Guru Honorer: Nasib Kami Belum Merdeka

Dua Tahun Tak Terima Gaji, Elivina Guru Honorer: Nasib Kami Belum Merdeka

Regional
Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Kisah Elivina, 9 Tahun Jadi Guru Honorer Terima Gaji Rp 200.000 per Bulan

Regional
Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Makam Gus Dur Masih Tertutup untuk Peziarah

Regional
Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X