Kompas.com - 05/07/2019, 06:30 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Sejumlah orangtua siswa di Solo, Jawa Tengah, mengaku kecewa dengan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK 2019.

Mereka kecewa karena konsep awal sistem zonasi belum jelas. Sistem zonasi dibuat supaya mendekatkan jarak sekolah dengan tempat tinggal siswa.

Namun, anak mereka bukannya diterima di sekolah pilihan pertama, justru malah terlempar ke sekolah di luar zona.

Khawatir tidak mendapatkan sekolah sesuai pilihan, para orangtua siswa ini pun terpaksa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta.

Seperti yang dialami warga Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Bambang Pradotonagoro. Bambang mengatakan, sesuai jalur zonasi, seharusnya anaknya dapat diterima di sekolah pilihan pertama, yaitu SMAN 3 Surakarta.

Sebab, jelas Bambang jarak dari rumahnya ke SMAN 3 Surakarta hanya 2,90 Km. Justru, anaknya tersebut tidak diterima di sekolah pilihan pertama.

"Ketika anak saya itu pilihan pertama di SMAN 3 Surakarta karena jarak dari rumah terdekat itu 2,90 Km, pilihan kedua di SMAN 1 Surakarta dan pilihan ketiga SMAN 7 Surakarta, justru kami terlempar di SMAN 2 Surakarta," kata Bambang di Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/7/2019).

Kemudian anaknya ikut pendaftaran melalui jalur zonasi prestasi di SMAN 2 Surakarta dengan nilai rata-rata ujian nasional 34.00. Berharap bisa diterima, anaknya malah terlempar ke SMAN 1 Mojolaban, Sukoharjo.

"Posisinya sekarang tahu-tahu malahan tidak punya sekolah. Kondisi saat ini status anak kami di pendaftaran online itu tidak punya sekolah," katanya.

"Dan ini dialami tidak hanya anak saya, beberapa teman anak saya statusnya sama. Terutama dari Kecamatan Pasar Kliwon, tidak punya sekolah semua statusnya saat ini," kata Bambang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.