Kata Rektor soal Perempuan Berhijab yang Bersalaman dengan Paus Fransiskus

Kompas.com - 04/07/2019, 13:34 WIB
Dewi Praswida, perempuan asal Indonesia bersalaman dan berdialog dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Roma, 26 Juni 2019 KOMPAS.COM/ISTIMEWADewi Praswida, perempuan asal Indonesia bersalaman dan berdialog dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Roma, 26 Juni 2019

SEMARANG, KOMPAS.com –Foto-foto Dewi Praswida, perempuan berhijab asal Semarang, yang bersalaman dengan Paus Fransiskus menjadi bahan perbincangan dalam beberapa hari terakhir.

Tidak hanya di media sosial, di institusi belajarnya, Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Semarang, nama Dewi juga kerap diperbincangkan.

Rektor Unika Soegijapranata, Ridwan Sanjaya mengatakan, Dewi termasuk sebagai salah satu mahasiswa aktif dalam kajian di kampus maupun di luar kampus. Ridwan mengenal Dewi sebagai mahasiswa yang aktif berdiskusi di perkuliahan, dan berdialog di Program Magister Ilmu Lingkungan.

“Ide-ide dan komentar-komentarnya di dalam setiap dialog cukup aktual dan kuat dari sisi data. Hal ini menandakan wawasan Dewi cukup luas dan berbobot,”  kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/7/2019).

Baca juga: Fakta di Balik Jabat Tangan Wanita Berhijab dengan Paus Fransiskus, Sebut Muslim dari Indonesia hingga Mimpi yang Jadi Nyata

Guru Besar Sistem Informasi ini mengaku cukup mengenal Dewi, karena menjadi salah satu muridnya di mata kuliah Teknologi Perkotaan. Dari perjumpaan dan dialog itu, Ridwan merasa cukup mengenal perempuan yang tumbuh dan besar di Wonogiri tersebut.

Mengenai pengalaman Dewi bersalaman dan berdialog dengan Paus Fransiskus di Vatikan, menurut Ridwan, hal itu adalah pengalaman yang berharga. Dewi mendapat beasiswa selama 6 bulan untuk belajar dan berdialog lintas agama di Italia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Wawasan dan pengalaman Dewi jadi hal berharga. Dalam budaya Unika, Dewi menjadi sosok yang patut dan layak untuk berbagi pengalaman dengan rekan-rekan mahasiswa dan dosen di Unika maupun mitra Unika,” kata Ridwan.

Secara khusus, Ridwan mengapresiasi capaian Dewi saat berada di Vatikan. Ridwan memastikan pihak kampus mendukung setiap orang untuk dapat mengembangkan kemampuan masing-masing, termasuk dalam aktivitas di bidang dialog antar agama.

“Aktivitasnya sangat mendukung nilai-nilai yang diyakini oleh Unika Soegijapranata yaitu kedamaian dan cinta kasih,” kata Ridwan.

Baca juga: Bertemu Paus Fransiskus, Ini yang Diminta Wanita Berhijab dari Semarang

Pertemuan Dewi dengan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus terjadi pada 26 Juni 2019, di St.Peter Square, Vatikan, Italia. Pertemuan itu adalah yang kedua kalinya, setelah yang pertama pada Maret 2018.

Pada kesempatan kedua inilah perempuan berhijab itu bersalaman hingga berdialog dengan sang tokoh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X