Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Kompas.com - 26/06/2019, 20:30 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang warga Sukabumi, KM, didakwa melakukan penipuan terhadap kenalannya, ES, seorang pengusaha asal Cianjur.

Modusnya mengiming-imingi dan menjanjikan keuntungan sebagai kontraktor pembangunan pesantren.

Akibat penipuan tersebut, korban ES menderita kerugian sebesar Rp 213.402.000. Saat ini, perkaranya dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Jawa Barat.

"Tindak pidana penipuan ini berawal dari seringnya pertemuan antara terdakwa KM dengan saksi korban EM di Masjid Agung Cianjur sejak Juni 2017," kata Humas PN Sukabumi, Parulian Manik kepada Kompas.com saat ditemui di PN Sukabumi, Selasa (26/6/2019).


Dalam pertemuan tersebut, lanjut dia, terdakwa KM menceritakan kepada korban EM akan mendapatkan dana hibah Rp 11 milliar dari Tommy Soeharto.

Baca juga: Cerita Nenek 72 Tahun Gagalkan Aksi Penipuan, Korban Terseret 20 Meter dan Pelaku Tiba-tiba Tewas

Hibah uang sebesar itu untuk pembangunan pesantren di Lengkong, Sukabumi. Untuk mencairkan dana yang besar itu memerlukan biaya untuk operasional.

Terdakwa KM pun menawarkan pencairan kepada korban EM karena memiliki perusahaan terbatas (PT). Terdakwa KM pun menjanjikan setelah dananya cair nantinya akan masuk rekening korban EM.

"Terdakwa KM ini juga menjanjikan saksi korban EM sebagai kontraktor untuk proyek pembangunannya," ujar dia.

Dia menuturkan selanjutnya EM karena dijanjikan terdakwa KM akhirnya bersedia untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional. Pengiriman uang kepada KM melalui transfer ke rekening BCA dan BRI milik terdakwa.

Setiap kali transfer uang berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 25 juta. Hingga akhirnya tercatat uang yang ditransfer sebesar Rp 213.402.000. Sedangkan transfer terakhir terjadi pada 23 Februari 2018.

"Saksi korban sudah transfer sebanyak 31 transaksi kepada terdakwa sejak Juni 2017 hingga Februari 2018," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X