Jaringan Server Mati, PPDB di Makassar Ditunda Sehari

Kompas.com - 25/06/2019, 11:04 WIB
Panitia verifikasi pendaftaran PPDB di SMAN 5 Makassar yang tidak melayani pendaftar akibat gangguan server, Selasa (25/6/2019). KOMPAS.com/HIMAWAN Panitia verifikasi pendaftaran PPDB di SMAN 5 Makassar yang tidak melayani pendaftar akibat gangguan server, Selasa (25/6/2019).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Ratusan orangtua dan calon murid di SMA Negeri 5 Makassar kecewa lantaran tidak bisa melakukan verifikasi online di hari kedua pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) yang dilakukan di salah satu gedung sekolah tersebut, Selasa (25/6/2019).

Penyebab gagalnya verifikasi online tersebut lantaran jaringan server sistem PPDB yang dikelola Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan tidak bisa bekerja, karena tingginya intensitas pendaftaran di hari pertama.

Hal ini membuat pendaftaran PPDB ditunda selama 1x24 jam. Pengumuman ini tertera di situs https://ppdbsulsel.epanrita.net/.

Baca juga: Sistem Zonasi PPDB Bikin Calon Siswa Antri hingga 4 Jam, Pihak Sekolah Kaget

Salah satu orang tua siswa, Syamsiah mengaku kaget dengan pengumuman tersebut. Sebab, di sekolah tempat anaknya mendaftar itu, ada ribuan calon siswa yang turut mendaftar.

Ia khawatir, anaknya tidak bisa melakukan verifikasi mengingat pada hari pertama pembukaan PPDB, SMAN 5 Makassar hanya dapat memverifikasi 195 siswa.

"Saya di sini sudah datang jam delapan. Saya coba ambil nomor antrian, tapi ketika mau verifikasi, diberi tahu sama panitianya kalau servernya offline," ujar Syamsiah, kepada Kompas.com, Selasa.

Syamsiah merupakan satu dari ratusan orangtua siswa yang mengalami kerugian waktu akibat penundaan ini.

Sebab, di hari pertama, ia pun datang dan berharap bisa mendapatkan nomor antrian agar dokumen anaknya bisa terverifikasi dengan cepat.

"Saya berharap semoga pemerintah bisa lebih meningkatkan lagi kemampuan jaringannya supaya verifikasi lancar," imbuh dia.

Sementara itu, ketua panitia PPDB SMAN 5 Makassar Patta Toba mengakui bahwa jaringan server PPDB di Sulawesi Selatan sudah tidak bisa diakses sejak pukul 08.00 Wita.

Ia menyebut, penundaan pendaftaran online ini langsung diumumkan dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

Baca juga: Anies Minta Orangtua Tak Antre Pendaftaran PPDB Sejak Subuh

"Jadi, hari ini kami tidak melayani verifikasi pendaftaran siswa. Pengumumannya langsung dari Dinas Pendidikan Sulsel," kata Patta.

Patta mengatakan, proses verifikasi online calon peserta didik di SMAN 5 Makassar dilakukan hingga tanggal 28 Juni 2019 mendatang.

SMAN 5 memang menjadi salah satu sekolah favorit untuk siswa di Kota Makassar. Patta mengatakan, untuk pendaftaran melalui sistem zonasi, ada 1.400 siswa yang telah mendaftar.

"Kalau di SMAN 5 ada sekitar 1.400 siswa yang mendaftar. Di hari pertama memang baru ada 195 siswa yang diverifikasi," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Regional
Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Regional
Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Regional
Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Regional
13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X