Sistem Zonasi PPDB Bikin Calon Siswa Antri hingga 4 Jam, Pihak Sekolah Kaget

Kompas.com - 24/06/2019, 22:09 WIB
Petugas melakukan verifikasi data calon murid SMA Negeri 1 Kesesi Pekalongan, Jawa Tengah, pada hari pertama PPDB Online, Senin (24/6/2019). KOMPAS.com/ARI HIMAWANPetugas melakukan verifikasi data calon murid SMA Negeri 1 Kesesi Pekalongan, Jawa Tengah, pada hari pertama PPDB Online, Senin (24/6/2019).

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Ratusan calon murid SMA Negeri 1 Kesesi Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah menyerbu sekolah di hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA, Senin (24/6/2019).

Mereka rela datang sejak pukul 6 pagi agar bisa mendaftar di urutan pertama pada PPDB tahun 2019 ini. Mereka terlihat duduk-duduk di teras kelas untuk mengantri PPDB Online tersebut.

Salah seorang siswi dari MTS 2 Pekalongan Irfan Bahtiar (15) mengaku dalam pendaftaran online baru dilakoninya.

Sehingga menurutnya lebih susah karena harus menyiapkan Kartu Keluarga, Ijasah, dan berkas pendaftaran lainnya.

Setelah mendaftar Irfan harus melakukan verifikasi yang dibantu oleh petugas dari SMA 1 Kesesi.

Baca juga: Sistem Trouble Warnai Hari Pertama Pendaftaran PPDB Online di DIY

"Sudah 4 jam saya nunggu karena antriannya banyak. Kalau tahun ini lebih susah dan ribet sih kalau menurut saya, tapi mudah-mudahan bisa diterima karena rumah saya satu kecamatan dengan sekolah yaitu kesesi," kata Irfan.

Sinta Hilda (15) dari sekolah yang sama dengan Irfan Bahtiar mengaku dengan adanya zonasi harapan dirinya lolos doi sekolah yang dekat dengan rumah sehingga irit biaya.

Sinta mendapat antrian nomor 230, padahal yang baru terlayani untuk verifikasi nomor 80.

"Sabar sih saya yang penting sudah melakukan pendaftaran Jarak rumah saya sekitar 3 kilometer dari sini harapannya bisa diterima," ungkap Sinta.

Baca juga: PPDB Manual, Siswa SD dan SMP Wajib Bawa KK dan Akta Lahir Asli

Sekolah kaget

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMA 1 Kesesi Kusmoro N Didik menjelaskan pihak sekolah kaget dengan membludaknya jumlah pendaftar di hari pertama.

Padahal proses pendaftaran masih tersisa 4 hari lagi hingga tanggal 28 Juni 2019 mendatang.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Dari China, Seorang Warga Jambi Diduga Terjangkit Virus Corona

Pulang Dari China, Seorang Warga Jambi Diduga Terjangkit Virus Corona

Regional
Dikeroyok Warga hingga Tewas Setelah Dituduh Curi Helm, Polisi Sebut Ada Pidana Baru

Dikeroyok Warga hingga Tewas Setelah Dituduh Curi Helm, Polisi Sebut Ada Pidana Baru

Regional
Mengungkap Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Jadi Tengkorak, Dibunuh Sopir Angkot hingga Dibuang ke Sungai

Mengungkap Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Jadi Tengkorak, Dibunuh Sopir Angkot hingga Dibuang ke Sungai

Regional
Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Regional
Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Regional
Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Regional
Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Bantu Pemkot Malang Upayakan Perbaikan

Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Bantu Pemkot Malang Upayakan Perbaikan

Regional
Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Regional
Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

Regional
Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Regional
Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X