Satu dari 2 Korban Hilang Pantai Bantul Ditemukan di Pantai Trisik Kulon Progo

Kompas.com - 22/06/2019, 14:10 WIB
Satu dari dua korban hilang di Pantai Baru, Bantul, DIY, ditemukan di Pantai Trisik, Kulon Progo. Jaraknya sekitar 10 kilometer dar tempat awal dia hilang. Korban yang ditemukan adalah anak-anak berkelamin perempuan.KOMPAS.com/DANI J Satu dari dua korban hilang di Pantai Baru, Bantul, DIY, ditemukan di Pantai Trisik, Kulon Progo. Jaraknya sekitar 10 kilometer dar tempat awal dia hilang. Korban yang ditemukan adalah anak-anak berkelamin perempuan.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Tim penyelamat Satlinmas Rescue Istimewa Kulon Progo menemukan jenazah anak perempuan terdampar di Pantai Trisik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya tepat di tempat pendaratan ikan Trisik.

Kerabat korban asal Kartasura, Jawa Tengah, bernama Desi Arisanti memastikan, anak itu adalah Fajrina Dwi Saputri (Freya), 7 tahun, yang hilang di Pantai Baru, Srandakan, Bantul, pada Kamis (20/6/2019), pagi.

"Dari wajahnya, kulitnya, postur tubuhnya dan terutama rambutnya yang jenis ikal (panjang). Benar dia," kata Desi ketika ikut mengidentifikasi korban temuan di Trisik, Sabtu (22/6/2019).

Baca juga: Pencarian Mantan Pemain Persis Solo yang Hilang di Pantai Bantul Dilakukan Selama 3 Hari


Tim SRI Wilayah V Kulon Progo tengah melaksanakan penyisiran ketika menemukan korban di bibir pantai pada pukul 08.20 WIB.

Jenazah terkapar di pantai dan tampak masih dihantam ujung ombak.

Tim SRI segera mengevakuasi korban menjauh dari jangkauan ombak pantai. Mereka segera memasukkannya ke kantong jenazah sambil menunggu pihak keluarga maupun tim identifikasi tiba.

"Korban perempuan dan anak-anak. Ada anting-anting di telinga kanan kiri. Semalam air pasang, biasanya korban seperti ini akan muncul," kata Koordinator SRI Kulon Progo, Aris Widiatmoko.

Tak lama, korban teridentifikasi bernama Freya, satu dari dua orang hilang di Pantai Baru, sekitar 5-8 kilometer jauhnya dari Trisik.

Baca juga: Kronologi Hilangnya Legenda Persis Solo, Ferry Anto, di Pantai Bantul

Dengan ditemukannya Freya, maka tersisa satu korban lain bernama Ferry Anto Eko Saputro (34).

Ia adalah ayah dari Freya yang ikut terseret ombak ketika berupaya menyelamatkan korban. Mereka merupakan warga Desa Ngebuk, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Semoga juga bisa ditemukan hari ini. Biar keluarga juga segera lega anggota keluarganya sudah ditemukan,” kata Desi.

Desi mengatakan, jenazah Freya akan dibawa ke rumah duka di Surakarta.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, sekitar pukul 09.00 WIB, ketika Fery dan keluarganya wisata ke Pantai Baru. Dari lima orang anggota keluarga Fery, tiga di antaranya selamat, namun Fery dan Freya yang merupakan bapak dan anak hanyut.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X