Pencarian Mantan Pemain Persis Solo yang Hilang di Pantai Bantul Dilakukan Selama 3 Hari

Kompas.com - 20/06/2019, 19:04 WIB
Ferry Anto saat membela Persis Solo. TRIBUN JATENG/GALIH PERMADIFerry Anto saat membela Persis Solo.

BANTUL, KOMPAS.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan pihaknya terus berusaha melakukan penyisiran terhadap dua korban tenggelam di Pantai Baru, Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (20/6/2019) pagi.

Pantai Baru berada di  Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. Ganasnya ombak di pantai ini sebelumnya menyeret  lima wisatawan asal Rancaengkeng Bandung dan Kartosuro, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2019) pada pukul 10.00 WIB. 

Ferry Anto, salah satu korban, pada saat kejadian sedang menggendong anaknya bernama Freya. Dia kemudian menyelamatkan keluarganya ke tepi pantai namun malah ikut terseret ombak

Menurut Dwi, pihaknya hari ini terus berupaya mencari korban Ferry Anto dan anaknya. Namun jika tidak ditemukan hari ini maka proses pencarian akan diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

Baca juga: Mantan Pemain Persis Solo Terseret Ombak Saat Menggendong Putrinya

Pihak BPBD Bantul sudah berkorodinasi dengan tim yang lain untuk mencari Ferry Anto dan anaknya. "Kita juga sudah meminta bantuan kepada seluruh petugas Pantai, baik di Pantai Gunungkidul maupun Kulonprogo untuk membantu pencarian," ucapnya, Kamis.

Humas Basarnas Bantul Pipit Eriyanto menjelaskan, pihaknya ikut membantu proses pencarian dengan menyiapkan 1 tim rescue beserta peralatan water rescue untuk melakukan operasi SAR.

Baca juga: 5 Fakta Ferry Anto dan Putrinya Terseret Ombak, Kendala Gelombang Tinggi hingga 3 Tim SAR Diterjunkan

Dia mengatakan Ferry Anto merupakan mantan penyerang Persis Solo yang pensiun pada tahun 2017, dan PSS Sleman pada periode 2014-2015.

"Informasi yang didapat memang iya. Jadi yang terseret (ombak besar di Pantai Baru) itu Ferry dan anaknya yang cewek itu," ujarnya. 

Baca juga: Kronologi Hilangnya Legenda Persis Solo, Ferry Anto, di Pantai Bantul

Data sebelumya menyebutkan, dari lima korban yang terseret gelombang pasang tiga diantaranya selamat yaitu Shela (17) dan Afdhal Firansyah (11) warga asal Rancaengkek Bandung serta Ai Rohimah (30) warga Kartosuro, Jawa Tengah.

Sedangkan korban yang hilang dan belum ditemukan Ferry Anto Saputro (30) dan Fajrina Dwi Saputri (Freya). Keduanya warga Kartosuro. 

Baca juga: Ayah Ferry Anto Ungkap Firasat Sebelum Anak dan Cucunya Hilang Terseret Ombak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X