Ini Alasan PUBG Diharamkan di Aceh

Kompas.com - 19/06/2019, 17:36 WIB
Ilustrasi poster PUBG Mobile dengna Godzilla TencentIlustrasi poster PUBG Mobile dengna Godzilla

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali mengatakan, diharamkannya permainan PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang lebih dikenal dengan PUBG, serta permainan sejenisnya, karena memiliki unsur kekerasan dan kebrutalan.

Hal dinilai bisa memberi kemudharatan yang besar, bahkan dapat menciptakan perilaku tidak baik terhadap anak-anak, khususnya di Aceh. 

“Hasil rapat, PUBG sama dengan hukum bermainnya haram. Alasan utamanya adalah karena permainan ini secara perlahan bisa membangkitkan semangat kebrutalan anak-anak, dan dampaknya bisa melahirkan perilaku yang tidak baik,” ucap Faisal Ali, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: PUBG Haram di Aceh

Menurut Faisal, permainan PUBG tersebut memiliki efek yang cukup buruk. Anak-anak anak bisa jadi beringas. PUBG juga dinilai dapat menghancurkan rumah tangga. 

Lebih parahnya lagi, sebut Faisal, permainan PUBG yang apabila dimainkan secara "live" itu juga dapat mendiskreditkan simbol-simbol Islam. Karena itu dalam upaya menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, MPU Aceh sepakat mengharamkan permainan ini.

“Ini sudah melalui kajian yang cukup panjang. Oleh karenanya diputuskan untuk di Aceh, MPU Aceh menyatakan bahwa main PUBG itu haram. Fatwa haram main PUBG itu disepakati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Faisal.

Baca juga: Soal Blokir PUBG, Menkominfo Masih Tunggu Masukan Berbagai Pihak Termasuk MUI

Setelah mengeluarkan fatwa haram terhadap game PUBG dan sejenisnya tersebut, MPU Aceh berharap kepada pemerintah untuk berupaya agar bisa memblokir konten-konten game PUBG dan sejenisnya. 

 

MPU Aceh juga turut merekomendasikan mengenai warung internet (warnet) tidak membuat bilik tertutup. Anak-anak tidak boleh ke warnet pada waktu belajar sekolah, dan ketentuan game-game yang bisa dimainkan oleh anak-anak.

"Kami berharap kepada pemerintah untuk berupaya agar bisa memblokir konten-konten game yang mengajarkan kekerasan baik fisik maupun psikologi kepada generasi masa depan kita," ujar Faisal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Regional
Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Regional
Bupati Tangerang Ancam Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka

Bupati Tangerang Ancam Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Regional
Mengaku Kiai, 3 Penipu Ini Tukar Perhiasan Korban dengan Uang Logam

Mengaku Kiai, 3 Penipu Ini Tukar Perhiasan Korban dengan Uang Logam

Regional
3 Puskesmas di Kalsel Ditutup Imbas Tenaga Medis Positif Corona

3 Puskesmas di Kalsel Ditutup Imbas Tenaga Medis Positif Corona

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, 9 Warung dan Toko di Banyuwangi Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, 9 Warung dan Toko di Banyuwangi Ditutup

Regional
Riwayat Terima Banyak Tamu, Gus Kamil Positif Covid-19 dan Meninggal

Riwayat Terima Banyak Tamu, Gus Kamil Positif Covid-19 dan Meninggal

Regional
Pengusaha A yang Pesan Artis H Diperiksa, Baru Bayar DP Rp 20 Juta

Pengusaha A yang Pesan Artis H Diperiksa, Baru Bayar DP Rp 20 Juta

Regional
Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Regional
Iming-iming Cokelat Jadi Modus Pria di Kotabaru Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Iming-iming Cokelat Jadi Modus Pria di Kotabaru Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Regional
Terpengaruh Video Porno, Pria Ini Nekat Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Terpengaruh Video Porno, Pria Ini Nekat Cabuli 5 Bocah Tetangganya

Regional
Detik-detik Pegawai PDAM Jatuh ke Jurang 70 Meter karena Disengat Lebah, Ditemukan Tak Bisa Berjalan

Detik-detik Pegawai PDAM Jatuh ke Jurang 70 Meter karena Disengat Lebah, Ditemukan Tak Bisa Berjalan

Regional
Tak Terima Anak Gadis Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Orangtua Lapor Polisi

Tak Terima Anak Gadis Dinikahkan dengan Pria 45 Tahun, Orangtua Lapor Polisi

Regional
Gadis Berusia 12 Tahun Dinikahi Pria Beristri di Banyuwangi

Gadis Berusia 12 Tahun Dinikahi Pria Beristri di Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X