Tradisi Jelang Lebaran di Lombok: Anak-anak Mengecat Batu Nisan

Kompas.com - 04/06/2019, 09:21 WIB
Proses pengecekan batu nisan oleh masyarakat Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah, di pemakaman umum Panji, Selasa (4/6/201) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDProses pengecekan batu nisan oleh masyarakat Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah, di pemakaman umum Panji, Selasa (4/6/201)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah, sejumlah warga di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, melakukan pengecatan batu nisan keluarganya yang telah meninggal.

Pengecatan batu nisan ini dilakukan setiap tahun sekali menjelang perayaan hari raya Idul Fitri agar pada saat ziarah kubur nanti, nisan tersebut terlihat baru kembali. Biasanya pengecetan batu nisan dilakukan oleh anak-anak.

“Memang udah jadi tradisi kami, sebelum lebaran ini, kita pergi ke kubur mengecet batu nisan agar kelihatan baru lagi," ungkap Azhar (14) salah seorang anak asal Dusu Tanggong, Desa Darek (4/6/2019).

Baca juga: Mudik Lancar, Warganet: Kemacetan Itu Tradisi, Kok Dihilangkan?

Ia menyebutkan, nisan yang ia cat adalah nisan milik kakeknya yang telah meninggal 5 tahun yang lalu. Biasanya, Azhar bersama sepupu-sepupunya iuran untuk membeli cat dan kuas.

“Nisan yang kami cat ini, nisan kakek yang sudah meninggal lima tahun yang lalu” Ungkap Azhar.

“Ya biasanya kami iuran sama sodara, sepupu-sepu untuk beli cat dan kuasnya, ada yang Rp 10.000, ada yang Rp 5.000 lah," kata Azhar ditemui di kubran Panji salah satu pemakaman umum masyarakat desa Darek.

Baca juga: Mengenal Motonggeyamo, Tradisi Penetapan 1 Syawal Masyarakat Gorontalo

Azhar bersama sepupu-sepupunya tidak tidak hanya mengecat batu nisan milik kakeknya, namun juga mebersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh disekitaran kuburan kakeknya.

Sebagian masyarakat Desa Darek mempercayai bahwa pada bulan Ramadhan seorang yang sudah meninggal dunia, rohnya kembali ke rumah masing-masing, dan pada saat berakhirnya bulan Ramadhan roh-roh yang telah meninggal tersebut akan kembali ke alam kubur.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X