Angkasa Pura Akan Bangun Jalan Layang bagi Bandara Internasional Yogyakarta

Kompas.com - 18/05/2019, 16:15 WIB
Pembangunan flyover mulai berlangsung menuju ke terminal bandara internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMPAS.com/DANI JPembangunan flyover mulai berlangsung menuju ke terminal bandara internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memiliki jalan layang. Pembangunan flyover ini sudah dimulai.

Manajer Proyek YIA dari PT Angkasa Pura I (Persero) Taochid Hadi Purnomo mengatakan, jalan layang itu akan sampai ke pintu masuk kedatangan di Lantai 3 Gedung Terminal.

"Pengerjaan flyover sudah 50 persen, dari keberangkatan naik ke drop off," kata Taochid di YIA, Sabtu (18/5/2019).

Proses pembangunan jalan layang sudah pada tahap pilar-pilar penyangga jalan layang.

Baca juga: Ini Makna Pahatan Batu Andesit yang Dirancang di Bandara Internasional Yogyakarta

Grider atau balok baja di antara dua penyangga jembatan atau flyover juga sudah mulai terpasang.

Taochid mengatakan, setidaknya 2-3 bulan ke depan, flyover sudah jadi dan bisa diuji coba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembangunan kawasan YIA telah mencapai 53 persen dari keseluruhan pembangunan fisik.

Pada akhir April lalu, saat tahap pembangunan memasuki 49 persen, pembangunan sisi udara (airside) sudah 100 persen, termasuk runway sepanjang 3.250 meter dan apron yang bisa memuat lebih dari 20 pesawat.

Namun, sisi darat (landside) memang masih minim. Salah satunya terimal penumpang.

Baca juga: Begini Nyamannya KA dan Stasiun untuk Penumpang Pesawat Bandara Internasional Yogyakarta

Bangunan terminal penumpang baru 6 persen terbangun dari rencana 210.000 meter persegi atau baru seluas 12.900 meter persegi.

Meski tampak sangat minim, YIA sudah mampu melayani penerbangan sejak 6 Mei 2019. Maskapai penerbangan Citilink menjadi pionir pada awal YIA beroperasi.

Taochid mengatakan, pembangunan terminal terus berlanjut dan kini hampir seluruh rangka baja di terminal sudah terpasang.

"Tapi tetap terminal sendiri masih akan menggunakan (12.900m2) yang ini, karena secara operasional sudah mampu menampung sampai 1,2 juta penumpang," kata Taochid. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X