Dalami Penyebab Meninggalnya Petugas Penyelenggara Pemilu, Komnas HAM Minta Keterangan ke KPU Banyumas

Kompas.com - 14/05/2019, 19:56 WIB
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat berkunjung ke KPU Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTARKomisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat berkunjung ke KPU Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) membentuk tim pemantauan pilpres dan pileg untuk mendalami penyebab meninggalnya para penyelenggara pemilu.

"Kami datang dalam rangka menjalankan mandat paripurna Komnas HAM yang membentuk tim pemantau pilpres dan pileg, kami meminta keterangan dan mencari info terkait meninggalnya petugas KPPS," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat berkunjung ke KPU Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Din Syamsuddin Usul Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta

Berdasarkan data yang dimiliki Komnas HAM, kata Beka Ulung, sampai saat ini tercatat 577 petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia.

Jateng dipilah menjadi salah satu tempat yang dikunjungi, karena petugas penyelenggara pemilu yang meninggal terbanyak kedua setelah Jabar.

"Sesuai mandat, hak hidup adalah hak yang tidak boleh dikurangi dalam situasi apapun, karena itulah kami minta keterangan ke banyak pihak," ujarnya.

Baca juga: Menkes: Petugas KPPS Meninggal karena Serangan Jantung hingga Infeksi Otak

Data yang digali, kata Beka Ulung, antara lain penyebab kematian korban dan penanganan korban sebelum meninggal dunia. Temuan tersebut akan menjadi bahan kajian oleh Komnas HAM.

"Sampai saat ini kami masih meneliti, mencari informasi, tim ini baru berjalan kemarin, kami belum bisa menyimpulkan janggal atau tidak, kami tidak ingin buru-buru menyimpulkan, kami harus mengkonsolidasikan data dari KPU daerah lain, termasuk dari tim dokter," jelasnya.

Komisioner KPU Banyumas Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM Yasum Surya Mentari mengatakan, hingga saat ini di Banyumas tercatat 9 orang penyelenggara pemilu yang meninggal dan 47 orang sakit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Pintar Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

Regional
Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Regional
Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X