Ada Sidik Jari Pelaku Pembunuhan Fera Oktaria di Dinding Penginapan

Kompas.com - 12/05/2019, 22:01 WIB
Foto semasa hidup Fera Oktaria (21)ditemukan tewas di kamar penginapan Sahabat Mulya Jalan Simpang Hindoli,Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat (10/5/2019). HANDOUTFoto semasa hidup Fera Oktaria (21)ditemukan tewas di kamar penginapan Sahabat Mulya Jalan Simpang Hindoli,Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Jumat (10/5/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan saat ini masih terus berupaya untuk mengungkap kasus pembunuhan Fera Oktaria (21) yang ditemukan tewas termutilasi di sebuah kamar penginapan Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Hasil penyelidikan, petugas mendapatkan sidik jari di dinding kamar yang diduga adalah milik pelaku.

"Sidik jari itu dibawa ke Puslabfor dan akan diteliti dulu," kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (12/5/2019).

Baca juga: Kasus Mutilasi Kasir Minimarket Fera, Polisi Periksa 6 Saksi

Supriadi melanjutkan, korban tewas setelah mengalami luka benturan keras di bagian kepala. Banyak luka memar ditemukan di tubuh korban. 

"Korban dieksekusi di kamar tersebut dengan kondisi tangannya terpotong, kami masih mencari keterangan, untuk saksi sudah enam yang diperiksa," ujar dia.

Terkait beredar kabar jika Prada DP sudah ditangkap di kawasan Bogor, Jawa Barat, Supriadi membantah informasi tersebut, karena menurutnya polisi saat ini masih melakukan penyelidikan.

"Belum, nanti kalau sudah tertangkap pasti aku kabarkan," ujar Supriadi.

Baca juga: Mantan Pacar Fera Oktaria Oknum TNI, Kodam II Sriwijaya Bentuk Tim Buru Prada DP

Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap Fera Oktaria (21) yang merupakan kasir minimarket diduga adalah mantan pacar korban berinisial DP.

DP diketahui adalah seoarang anggota TNI yang sedang menjalani pendidikan di Sartaif Rindam II/Baturaja. 

Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk mencari keberadaan Prada DP.

"Masih dugaan, Prada DP juga sudah merupakan siswa yang kabur dalam masa pendidikan, sekarang masih kami cari," kata Djohan, Minggu (12/5/2019).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X