Kasus Mutilasi Kasir Minimarket Fera, Polisi Periksa 6 Saksi

Kompas.com - 12/05/2019, 15:48 WIB
Suasana pemakaman Fera Oktaria (21) korban pembunuhan dengan cara di mutilasi di TPU Naga Swidak Plaju Palembang, Sumatera Selatan Sabtu (11/5/2019).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Suasana pemakaman Fera Oktaria (21) korban pembunuhan dengan cara di mutilasi di TPU Naga Swidak Plaju Palembang, Sumatera Selatan Sabtu (11/5/2019).

PALEMBANG,KOMPAS.comPolda Sumatera Selatan tengah memeriksa enam orang saksi terkait kasus pembunuhan kasir minimarket di Palembang, Fera Oktaria (21).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, pihaknya terus mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap pelaku pembunuhan Fera.

"Bukti sidik jari pelaku juga sudah kami dapatkan," kata Supriadi, Minggu (12/5/2019).

Baca juga: 4 Fakta Kasus Mutilasi Kasir Minimarket Fera Oktaria, Identitas Terungkap dari DNA hingga Pelaku Diduga Mantan Pacar


Dari hasil visum, petugas tak menemukan adanya tanda kekerasan seksual di tubuh Fera.

Namun, Supriadi enggan berspekulasi terkait adanya dugaan keterlibatan oknum TNI yang disebut-sebut adalah mantan pacar Fera.

"Belum dipastikan, kami koordinasi dengan TNI agar tidak ada miskomunikasi," ujarnya.

Baca juga: 4 Fakta Penemuan Jenazah di Dalam Kasur, Korban Mutilasi hingga Pelaku Buang Identitas Korban

Jika memang ada keterlibatan oknum TNI, ia memastikan proses hukum akan dilimpahkan kepada Pengadilan Militer.

"TNI punya undang-undang sendiri dia patuh di bawah hukum disiplin militer. Jika memang ada keterlibatan, berkas perkara akan kita serahkan ke Pomdam II. Karena anggota aktif langsung diperiksa militer," kata Supriadi. 

Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap Fera (21) yang merupakan kasir minimarket disebut-sebut adalah mantan pacarnya berinisial DP.

Baca juga: Mantan Pacar Fera Oktaria Oknum TNI, Kodam II Sriwijaya Bentuk Tim Buru Prada DP

DP diketahui adalah seorang anggota TNI yang sedang menjalani pendidikan di Sartaif Rindam II/Baturaja. 

Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk mencari keberadaan Prada DP.

"Masih dugaan, Prada DP juga sudah merupakan siswa yang kabur dalam masa pendidikan, sekarang masih kami cari," kata Djohan. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X