Kompas.com - 12/05/2019, 12:04 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com – Laporan masjid tidak layak seperti rusak dan harus segera dibangun berdatangan ke Yayasan Masjid Nusantara. Laporan terutama berasal dari daerah pelosok luar Jawa. Tahun ini, 30 masjid ditargetkan selesai oleh Yayasan Masjid Nusantara.

"Kondisinya banyak yang mengenaskan, rusak, bocor. Ada yang sedang membangun tapi baru setengah jadi karena enggak punya dana," ujar Direktur Yayasan Masjid Nusantara, Pras Purworo saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Minggu (12/5/2019).

Pras menjelaskan, sejak 2012 pihaknya memperbaiki dan membangun 84 masjid dengan total donasi Rp 11,2 miliar.

Baca juga: Wali Kota Semarang ajak Go-Clean jadi Mitra Bersih-bersih Masjid

Masjid-masjid tersebut tersebar di seluruh Indonesia, terutama daerah pelosok salah satunya Halmahera. Beberapa waktu lalu, timnya ke Halmahera dan cukup kesulitan menjangkau lokasi.

“Tim saya sudah kesana, jaraknya cukup jauh. 11 jam ke Toledo. Pake kapal, karena termasuk pulau terluar di Indonesia,” katanya.

Pras mengatakan, banyaknya masjid di pelosok yang sulit mendapatkan material. Kalaupun ada, harganya tinggi karena terbatasnya aksesibilitas.

Kondisi itu diperparah dengan tingkat ekonomi masyarakat yang rata-rata kurang mampu. Untuk itu, pembangunan masjid di pelosok harus dibantu.

Namun, ia mengakui  Yayasan Masjid Nusantara mengalami kesulitan memeroleh data akurat jumlah masjid yang rusak di daerah pelosok. Selama ini pihaknya hanya mengandalkan da’i yang ada di pelosok.

Baca juga: Azan Pitu, Tradisi Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon Sejak Zaman Wali Sanga

Untuk dana bantuan, pihaknya menggandeng banyak donatur dan meluncurkan program Cinta Masjid.

“Mereka (donatur) coba bantu, dan yang tertarik di daerah bukan di pulau Jawa. Misalkan iklankan di pulau mana, Insya Allah ada donatur yang mau bantu," bebernya.

Pras mengungkapkan, dana yang dibutuhkan tiap masjid berbeda yaitu berkisar antara  Rp 100 juta hingga Rp 300 juta. Namun untuk masjid di Lombok yang terkena bencana, pihaknya telah menghabiskan anggaran Rp 3 miliar yang bersumber dari mitra Masjid Nusantara.

“Tahun ini 30 masjid ditargetkan selesai dan tahun depan 50 masjid dapat diperbaiki,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.