Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Banyak Sebabkan Nyawa Melayang, Ganjar Minta Sistem Pemilu di-Review

Kompas.com - 25/04/2019, 16:07 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo melayat ke rumah duka Almarhum Bambang Saptono di Kaligarang, Semarang, Kamis (25/4). Almarhum Bambang Saptono pada pemilu tanggal 17 April lalu bertugas sebagai anggota KPPS. Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahGubernur Ganjar Pranowo melayat ke rumah duka Almarhum Bambang Saptono di Kaligarang, Semarang, Kamis (25/4). Almarhum Bambang Saptono pada pemilu tanggal 17 April lalu bertugas sebagai anggota KPPS.
KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berharap pelaksanaan pemilu serentak di-review. Ganjar berkata seperti itu usai pelaksanaan pemilu serentak 2019 banyak mengakibatkan petugas pelaksana pemilu meninggal dunia akibat kelelahan. 
 
Hal itu dikatakan Ganjar saat melayat ke kediaman Bambang Saptono (52), Anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia, Kamis (25/4/2019).

Bambang Saptono merupakan anggota KPPS di TPS 12 Kelurahan Barusari Kota Semarang. Dia meninggal dunia pada Rabu (24/4/2019), pukul 17.29 WIB di RSUP Dr Kariadi Semarang dan disemayamkan di kediamannya jalan Kaligarang no 21. 

"Kami minta pada KPU untuk ngurus ini semua, di Jawa Tengah lumayan banyak (yang meninggal). Tapi ini menjadi pembelajaran bagi kita ternyata ada faktor X yang kita tidak pernah tahu, yang mestinya KPU secara institusi memperhatikan seperti ini," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya. 

Meski nyawa tidak bisa digantikan apapun, lanjut Ganjar, namun setidaknya perlu diadakan asuransi petugas pelaksana Pemilu untuk cover masalah kesehatan. Dengan begitu, mereka yang sudah melakukan tugas luar biasa ini ada jaminan, jadi ada ketenangan dalam mereka melakukan kerja toh ini lima tahun sekali. 

"Mungkin perlu kita pertimbangkan juga untuk petugas seperti ini kita cek kesehatan sebelumnya," katanya. 

Gubernur Ganjar Pranowo melayat ke rumah duka Almarhum Bambang Saptono di Kaligarang, Semarang, Kamis (25/4/2019). Almarhum Bambang Saptono pada pemilu tanggal 17 April lalu bertugas sebagai anggota KPPS.Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Gubernur Ganjar Pranowo melayat ke rumah duka Almarhum Bambang Saptono di Kaligarang, Semarang, Kamis (25/4/2019). Almarhum Bambang Saptono pada pemilu tanggal 17 April lalu bertugas sebagai anggota KPPS.
Ganjar mengatakan pula banyaknya petugas yang meninggal telah dia laporkan ke Presiden. Selain itu terkait review pelaksanaan pemilu serentak juga telah dia diskusikan dengan beberapa anggota DPR RI. 

"Apakah serentak pusat, provinsi kabupaten atau serentak eksekutif atau legislatif. Kayaknya kalau bareng seperti ini tidak ringan, sangat berat mereka bekerja. Kami tidak menduga akan serumit dan membutuhkan tenaga waktu pikiran yang luar biasa. Juga tekanan yang luar biasa," katanya. 

Sampai 24 April 2019 pukul 19.00 petugas KPPS di Jawa Tengah yang meninggal telah 32 orang dan sakit 249.

Mereka berasal dari Kabupaten Demak, Banyumas, Sukoharjo, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Rembang, Magelang, Klaten, Batang, Kudus, Pekalongan, Kendal, Pemalang, Semarang dan Brebes.

Ganjar mengatakan akan memberikan santunan kepada keluarga petugas pemilu di Jawa Tengah yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit.

"Insyaallah besok (Jumat, 26/4) akan kami kasih santunan. Tidak hanya yang meninggal, tapi yang sakit juga akan kami berikan," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Tunggu Balasan Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ternyata Lebih Dulu Ditangkap Polisi

Ganjar Tunggu Balasan Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ternyata Lebih Dulu Ditangkap Polisi

Regional
Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Indekos, Polisi Ungkap Penyebabnya

Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Indekos, Polisi Ungkap Penyebabnya

Regional
Bertemu Sultan HB X, Puan Maharani Bahas Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

Bertemu Sultan HB X, Puan Maharani Bahas Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

Regional
Ibu di Palembang Ini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan Seharga Rp 25 juta

Ibu di Palembang Ini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan Seharga Rp 25 juta

Regional
Ganjar Jawab Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat dengan 3 Pertanyaan Ini

Ganjar Jawab Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat dengan 3 Pertanyaan Ini

Regional
Dedi Mulyadi: Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Kesehatan Anak Terancam

Dedi Mulyadi: Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Kesehatan Anak Terancam

Regional
Ganjar Mengaku Pernah Dikirimi Pesan oleh Ratu Keraton Agung Sejagat lewat Instagram

Ganjar Mengaku Pernah Dikirimi Pesan oleh Ratu Keraton Agung Sejagat lewat Instagram

Regional
Bangunan yang Ditemukan Warga Saat Gali Septic Tank Adalah Kaki Candi, Ini Buktinya

Bangunan yang Ditemukan Warga Saat Gali Septic Tank Adalah Kaki Candi, Ini Buktinya

Regional
Mobil Rombongan Pelayat Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Mobil Rombongan Pelayat Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Regional
Listrik Padam Belasan Jam, PLN Dituntut Berikan Ganti Rugi pada Warga Kalselteng

Listrik Padam Belasan Jam, PLN Dituntut Berikan Ganti Rugi pada Warga Kalselteng

Regional
Terungkap, Ini Jenis Kelamin Kerangka Manusia yang Ditemukan Duduk di Sofa Rumah Kosong di Bandung

Terungkap, Ini Jenis Kelamin Kerangka Manusia yang Ditemukan Duduk di Sofa Rumah Kosong di Bandung

Regional
Gempa Tektonik Getarkan Dataran Tinggi Dieng, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Gempa Tektonik Getarkan Dataran Tinggi Dieng, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Regional
Jokowi Akan Kirimkan Kapal untuk Bersihkan Sampah di Labuan Bajo

Jokowi Akan Kirimkan Kapal untuk Bersihkan Sampah di Labuan Bajo

Regional
2 Pesawat TNI Dikerahkan, Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Belum Juga Ditemukan

2 Pesawat TNI Dikerahkan, Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Belum Juga Ditemukan

Regional
Rajungan Langka di Musim Panen, Nelayan Pasir Putih Menjerit

Rajungan Langka di Musim Panen, Nelayan Pasir Putih Menjerit

Regional
komentar di artikel lainnya