Ketua RW di Makassar Kedapatan Mencoblos di Dua TPS Berbeda

Kompas.com - 22/04/2019, 12:29 WIB
Ketua Bawaslu Makassar Nursari saat diwawancara beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/HIMAWAN Ketua Bawaslu Makassar Nursari saat diwawancara beberapa waktu lalu.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang oknum ketua RW 01 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan diduga melakukan dua kali pencoblosan di dua TPS berbeda pada Pemilu 17 April 2019 lalu.

Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari membenarkan hal ini. Menurutnya, oknun ketua RW itu diduga mencoblos dari TPS 02 ke TPS 06 Kelurahan Pandang. Nursari mengatakan saat ini Bawaslu sudah memproses kejadian ini.

"Sekarang prosesnya sudah berjalan di Gakkumdu. Kalau kami sudah memprosesnya secara administrasi," kata Nursari saat dikomfirmasi Kompas.com, Senin (22/4/2019).

Nursari menambahkan saat ini pihaknya sudah merekomendasikan kepada KPU Kota Makassar untuk melakukan pemungutan suara ulang di TPS 06 tersebut.


Baca juga: Tiga Kecamatan di Makassar Terancam Pemungutan Suara Ulang, Ini Penyebabnya

 

Aksi oknum ketua RW tersebut pertama kali didapati oleh salah seorang saksi.

"Sudah kami rekomendasikan ke KPU. Selain di TPS tersebut, di Kecamatan Panakukang ada juga satu TPS yang direkomendasikan PSU," ungkapnya.

Sejauh ini Bawaslu sudah merekomendasikan lima TPS di Kota Makassar untuk melakukan pemungutan suara ulang. Lima TPS tersebut masing-masing dua dari Kecamatan Panakukang dan tiga TPS di Kecamatan Mariso.

Rekomendasi PSU ini sendiri dikarenakan banyaknya pemilih yang tidak memiliki formulir A5 tetapi tetap mencoblos karena membawa KTP elektronik.

Hingga kini masih ada enam TPS di Makassar yang berpotensi untuk melakukan pemungutan suara ulang.

Baca juga: Ketua KPPS di Makassar dan Dua Pemilih Siluman Diamankan Polisi

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X