KILAS DAERAH

Siapkan Akses Pemudik, Pemprov Jabar Kebut Proyek Tol Cisumdawu

Kompas.com - 15/04/2019, 17:03 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa saat mengecek progres pembangunan Tol Cisumdawu beberapa waktu lalu.Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa saat mengecek progres pembangunan Tol Cisumdawu beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mempercepat pengerjaan proyek tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) agar sejumlah ruas bisa digunakan para pemudik tahun ini. 

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, dari laporan Satuan Kerja (Satker) Tol Cisumdawu pekan lalu, ruas yang akan difungsikan untuk mudik adalah Rancakalong-Sumedang tepatnya di seksi II Cisumdawu. 

"Adapun yang sudah siap sepanjang 5,5 kilometer Rancakalong-Sumedang," katanya di Bandung, Senin (15/4/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Saat ini, pengelola proyek tengah menyiapkan akses di wilayah Tanjungsari dan Rancakalong serta Sumedang menuju tol. Dia mengakui, pengerjaan akses ini masih menemui beberapa kendala terutama di beberapa titik badan jalan yang belum selesai.


"Sekarang sedang disiapkan akses masuk dan keluar tolnya, sudah signifikan nanti akan tersambung ke jalan provinsi. Ini agak menghambat pembangunan fisiknya. Tapi sudah kami rapatkan bagaimana penyelesaiannya," tutur Iwa. 

Iwa menambahkan, sejumlah lahan bisa segera dieksekusi guna mempercepat proyek tol yang ditargetkan rampung tahun 2020 mendatang. Apalagi pihaknya telah mengantongi keputusan Mahkamah Agung terkait hal itu.

Iwa juga mendorong agar sejumlah lahan yang sudah ditelaah Pemkab Sumedang akan dibebaskan setelah Pemilu 2019. 

Adapun progres pengerjaan terowongan kembar Cisumdawu baru bisa dilalui satu arah dari arah Bandung menuju Cirebon. Sementara itu, jalur berlawanan belum bisa digunakan lantaran masih dalam tahap memasang kelengkapan utilitas jalan. 

Meski demikian, Iwa menilai arus mudik ke arah Cirebon bisa memiliki dua alternatif utamanya menuju ke Sumedang. Pertama ruas Cisumdawu dan satu lagi jalan nasional via Cadas Pangeran. 

“Nanti detil pengaturannya oleh Dishub, tapi ini bisa difungsikan,” jelas Iwa. 

Pengadaan lahan rapung tahun ini

Sementara itu, PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) menargetkan pengadaan lahan di dua seksi tuntas seluruhnya tahun ini.

Direktur PT Jasa Sarana Dyah S Wahyusari mengatakan, terus mengebut upaya pembebasan lahan terutama untuk seksi 4 Cimalaka-Legok dan seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan. 

"BUJT jalan terus, bahkan pengadaan untuk seksi 4 baru 8 persen, seksi 6 sudah 16 perse," ujar Dyah. 

Dyah menilai proses pengadaan lahan bisa berlangsung cepat mengingat PT CKJT sudah memiliki dana talangan dari perbankan.

"Pengadaan tanah bisa cepat. (Dana talangan) untuk pengadaan tanah sekitar Rp2 triliun, tahun ini saja," paparnya.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X