Ridwan Kamil Paparkan Proyek Strategis di Jabar, Apa Saja?

Kompas.com - 02/04/2019, 14:41 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya dan sejumlah pejabat lainnya saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2020 di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Selasa (2/4/2019). Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya dan sejumlah pejabat lainnya saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2020 di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Selasa (2/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat memaparkan sejumlah proyek strategis di Jawa Barat yang akan mulai dieksekusi dan selesai pada 2020.

Hal itu dijelaskan Ridwan saat berbicara di hadapan para bupati dan wali kota dalam kegiatan Musrenbang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Selasa (2/4/2019).

"Di Musrenbang ini kita akan banyak hal. Pasangan kami memang paling konkret di tahun 2020 karena didesain penuh oleh kami sekarang," ungkap Emil, sapaan akrabnya.

Baca juga: Polda Jabar Akan Periksa Mantan Kapolsek Pasirwangi yang Mengaku Diminta Menangkan Jokowi

Ada sembilan proyek yang akan mengubah wajah Jawa Barat, yakni reaktivasi empar jalur kereta api, pembangunan Bandara Cikembar Sukabumi, Terminal Parung, Cikarang Bekasi Laut (CBL), Jalur Tambang Parung Panjang, Pelabuhan Patimban, Tol Bandung-Cilacap, dan tol Cisumdawu.

Emil menjelaskan, sektor pariwisata akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Jabar. Apalagi Jabar akan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang punya titik tumpu pada industri pariwisata, seperti KEK Pangandaran dan KEK Cikidang.

Selain itu, Pemprov Jabar juga mengusulkan KEK lain, seperti KEK Jatigede, KEK Walini, KEK Patimban, dan KEK Kertajati.

Baca juga: Buka Toko di Bandung, Ridwan Kamil Minta Ikea Berdayakan Produk Jabar

"Visinya sudah jelas dari sisi ekonomi lokomotifnya pariwisata. Kalau ini terjadi, saya yakin pertumbuhan ekonomi yang sekarang 5,6 persen bisa jauh lebih cepat karena investasi datang membelanjakan modal dan menyerap lapangan kerja yang luar biasa," papar Emil.

Ia berharap seluruh rencana itu bisa berjalan lancar sambil mengikis persoalan dasar lainnya, seperti ketimpangan dan kemiskinan. Ia juga berpesan agar seluruh kepala daerah bisa kompak untuk mewujudkan rencana besar tersebut.

"Bahwa Jabar dengan konsep seperti ini insya Allah bisa jadi provinsi terbaik se-Indonesia, termasuk hubungan dengan bupati dan wali kota relatif baik. Setiap tiga bulan sekali kita komunikasi. Dan saya titipkan mereka untuk membereskan indeks yang buruk sehingga jadi alasan kami membantu lebih banyak," katanya. 

Baca juga: Ridwan Kamil Optimistis Tol Cisumdawu Bawa Perubahan untuk Jabar

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X