Sandiaga Uno: Diteruskan yang Sekarang, atau Perubahan

Kompas.com - 31/03/2019, 16:25 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di rumah Bung Tomo Jalan Ijen nomor 6 Kota Malang, Minggu (31/3/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di rumah Bung Tomo Jalan Ijen nomor 6 Kota Malang, Minggu (31/3/2019)


MALANG, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno akan fokus dalam memaparkan program yang diusungnya, terutama saat pelaksanaan kampanye terbuka di Sidoarjo.

Bagi Sandiaga, masyarakat akan lebih mudah menentukan pilihan jika memahami program masing-masing pasangan calon, antara melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo dengan memilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau menginginkan ada perubahan dengan memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kalau pilihannya itu, jelas gampang sekali buat masyarakat, sederhana pilihannya. Diteruskan yang sekarang atau ada perbaikan dan perubahan bersama Prabowo-Sandi," kata Sandiaga, di Rumah Bung Tomo, Kota Malang, Minggu (31/3/2019).

Baca juga: Sandiaga Uno: Insya Allah Prabowo-Sandi Menang, Lunas Utangnya

Sementara itu, Sandiaga tidak secara tegas mengungkapkan target perolehan suaranya di Jawa Timur. Meski demikian, Sandiaga mengaku, sudah mengetahui angka elektabilitasnya di Jawa Timur melalui survei internal yang tidak dipublikasikan.

"Kita punya survei internal, tapi tidak disampaikan kepada masyarakat supaya masyarakat tidak tergiring opininya," kata dia.

Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih minim di Jawa Timur.

Sandiaga pun berulang kali datang ke Jawa Timur, terutama ke Malang untuk menaikkan tingkat keterpilihan.

Baca juga: Sandiaga Uno: Jangan Satu Suara Pun Tercecer

Bagi Sandiaga, upayanya kerap datang ke Jawa Timur pasti akan menuai hasil. "Ikhtiar tidak akan pernah terbohongi oleh pencapaian. Pencapaian itu sesuai dengan ikhtiar," kata dia.

"Saya kunjungan ke Jawa Timur ini adalah bagian dari 1.500 lebih kunjungan saya ke seluruh Indonesia. Mudah-mudahan diberikan kesehatan sampai 17 April dan masyarakat bisa melihat pilihan yang jelas. Diteruskan yang sekarang atau ada perubahan perbaikan demi Indonesia adil," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X