Menkominfo Sebut Internet di Indonesia Belum Merdeka

Kompas.com - 26/03/2019, 13:58 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (26/3/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREMenteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (26/3/2019)


KUPANG, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut, internet di Indonesia belum merdeka, karena belum dinikmati merata oleh semua masyarakat.

Hal itu disampaikan Rudiantara, saat memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (26/3/2019).

Menurut Rudiantara, permasalahan jaringan internet di Indonesia tidak sama seperti negara di Singapura, Malaysia dan Thailand.

Tiga negara di Asia Tenggara itu, lanjut Rudiantara, adalah negara daratan yang membangun infrastruktur telekomunikasi atau digital hanya dengan menarik kabel optik saja.


Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Selesaikan Keterbatasan Jaringan Internet untuk Menunjang UNBK

Sedangkan Indonesia adalah negara kepulauan, sehingga membanggunnya pun tidak mudah, karena harus membangun kabel optik melalui jalur laut.

Belum lagi, kata Rudiantara, terdapat kesenjangan layanan internet antara Indonesia bagian barat dan timur yang tidak merata.

"Karena itu, tentunya kita harus mengurangi kesenjangan antara yang di Pulau Jawa dan luar pulau Jawa. Dari sisi layanan maupun sisi harga harus sama," ujar dia.

Untuk itu, kata Rudiantara, pemerintah bekerja sama dengan operator terkait sejak tahun 2016, telah membangun Palapa Ring, untuk menyatukan kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, agar semua terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.

"Tahun ini kita akan memperingati hari kemerdekaan RI ke-74 yang tentunya merdeka dari penjajahan. Tapi, di internet kita belum merdeka," sebut dia.

Layanan internet di Indonesia bagian barat, hampir sebagian besar sudah beroperasi sejak Maret 2018.

Baca juga: Gangguan Jaringan Internet, UNBK MTs di Pamekasan Tertunda Tiga Jam

Sementara untuk Indonesia Tengah, telah beroperasi sejak Januari 2019.

Sedangkan untuk Indonesia Timur, baru selesai antara 94 sampai 95 persen dan diharapkan akan selesai 100 persen pada pertengahan tahun 2019 ini.

"Jadi, kami akan perbaikan internet, di tingkat kabupaten dan kota setelah dibangun Palapa Ring. Pada bulan Agustus 2019 ini, diharapkan sudah selesai. Itu pun baru di tingkat kabupaten dan kota. Sedangkan kecamatan dan desa hampir semua belum. Kalaupun ada 4 G, tapi belum menjangkau semua kecamatan dan desa," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Regional
Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Regional
Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Regional
Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda Asal Indramayu Ditembak Polisi

Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda Asal Indramayu Ditembak Polisi

Regional
Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X