Ma'ruf Amin: Kalau Enggak Mau Pilih Jokowi, Pilih Saja Saya

Kompas.com - 23/03/2019, 22:00 WIB
Cawapres nomor urut 01 K.H. Maruf Amin menyampaikan orasi saat Istigasah Kubro di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). Selain menghadiri istigasah tersebut, K.H. Maruf Amin juga melakukan silaturahmi dengan ulama, santri dan masyarakat Madura. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/wsj.SAIFUL BAHRI Cawapres nomor urut 01 K.H. Maruf Amin menyampaikan orasi saat Istigasah Kubro di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). Selain menghadiri istigasah tersebut, K.H. Maruf Amin juga melakukan silaturahmi dengan ulama, santri dan masyarakat Madura. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/wsj.

SERANG, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin menghadiri Harlah NU ke - 96 di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (23/3/2019). Di hadapan ribuan nahdliyin Amin meminta doa dan dukungan dalam menghadapi Pilpres 2019.

"Saya hanya minta doa dan dukungan, saya sekarang diajak menjadi Cawapres," kata Ma'ruf dalam sambutannya, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima kompas.com, Sabtu (23/3/2019).

Ma'ruf menuturkan, Pilpres kali ini bukanlah perang namun merupakan momentum untuk mencari pemimpin terbaik dari bangsa.

"Ini ada yang bilang pilpres perang badar, dengan membaca doa perang badar," tuturnya.

Baca juga: Maruf Amin Buka Peluang Calon Menteri dari Kalimantan Timur

Karena itu, kata dia, masyarakat tidak boleh gampang terprovokasi, jika ada yang menyebut pilpres saat ini dijadikan perang. Dirinya juga meminta, untuk tidak mudah percaya hoaks dan fitnah, baik terhadap dirinya maupun Jokowi.

"Kalau enggak mau pilih Pak Jokowi pilih aja saya, kalau enggak mau pilih saya maka pilih saja Pak Jokowi. Beres kan itu," ujar dia.

Saat datang ke Harlah NU ini Ma'ruf Amin hadir didampingi istrinya, Hj. Wury Estu Handayani. Hadir dalam acara tersebut di antaranya Gubernur Banten Wahidin Halim dan Rais Am PBNU KH. Miftahul Akhyar.

Hadir juga petinggi PBNU lainnya, yaknu Raisriah PBNU KH. Manarul Hidayah, Rais Syuriah PWNU Banten KH. TB. Abdul Hakim, Ketua PWNU Banten KH. Bunyamin, dana para ulama dan tokoh di Banten lainnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Ratna Sarumpaet: Tompi yang Sadarkan Saya untuk Berhenti Berbohong...

Megapolitan
Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Mencegah Polarisasi Politik Pasca-Pilpres 2019 Semakin Tajam

Nasional
Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus 'Vlog Idiot'  Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus "Vlog Idiot" Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Regional
Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Harga Jengkol di Bekasi Tembus Rp 50.000

Megapolitan
KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipecah Dua, Ini Penjelasannya

Nasional
Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional
[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

Megapolitan
Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Nasional
Tak Ada Penghitungan 'Real Count' di DPP Gerindra

Tak Ada Penghitungan "Real Count" di DPP Gerindra

Nasional

Close Ads X