TKD Jabar: Hasil Survei Litbang "Kompas" Jadi Cambuk bagi Timses Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 21/03/2019, 21:29 WIB
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Dedi Mulyadi mendampingi Presiden Joko Widodo ketika menghadiri Gebyar Bakso Merah Putih dan pemecahan rekor muri makan bakso gratis 30.000 porsi yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Mie Bakso Indonesia (Papmiso) di Kota Deltamas, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/2/2019). Dokumentasi Dedi Mulyadi.Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Dedi Mulyadi mendampingi Presiden Joko Widodo ketika menghadiri Gebyar Bakso Merah Putih dan pemecahan rekor muri makan bakso gratis 30.000 porsi yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Mie Bakso Indonesia (Papmiso) di Kota Deltamas, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/2/2019).

KOMPAS.com - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat untuk Ma'ruf Amin, Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya menghormati hasil Litbang Kompas yang menyebutkan bahwa di Jawa Barat masih unggul pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Menurut Dedi, hasil survei tersebut menjadi cambuk bagi TKD untuk terus bekerja keras meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hasil survei Litbang Kompas menyebutkan hasil survei pada Maret 2019, elektabilitas Prabowo-Sandi di Jawa Barat dan Banten unggul 47,7 persen dibanding Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar 42,21 persen.

Dedi mengatakan, hasil survei ibarat sebuah diagnosa medis terhadap tubuh manusia. Misalnya, ketika hasil laboratorium menyebutkan kolesterol tinggi dan kadar gula naik, berarti itu sebuah peringatan bahwa kita harus rutin berolahraga. Dengan demikian, manusia dipacu untuk rutin berolahraga agar kadar kolesterol itu menurun.

"Begitu juga hasil survei yang dilakukan secara ilmiah oleh lembaga survei kredibel Litbang Kompas. Jika hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin menurun, itu menjadi cambuk bagi kita untuk bekerja keras meningkatkan elektabilitas, terutama di Jawa Barat," kata Dedi yang juga ketua DPD Golkar Jawa Barat ini.

Baca juga: Survei Litbang Kompas, Ini Pilihan Capres-Cawapres Berdasarkan Wilayah

Menurut Dedi, pihaknya juga mengambil hikmah dari hasil survei tersebut, bahwa timses Jokowi-Ma'ruf Amin jangan terlena. Selama ini, sejumlah survei terus mengunggulkan Jokowi-Ma'ruf Amin, termasuk Litbang Kompas kendati ada penurunan elektabilitas secara nasional. Hal itu dikhawatirkan akan membuat timses terlena.

"Jadi ini membuat kami juga jangan terlena. Meski tetap unggul di survei, tapi tetap harus bekerja keras meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf," katanya.

Dedi juga mengimbau ke semua tim sukses untuk tidak menyalahkan lembaga survei. Justru jadikan hasil survei itu sebagai sebuah bahan evaluasi.

"Jadi ketika hasil survei kurang baik, yang disalahkan malah lembaga survei. Tidak boleh itu. Jadikan itu sebagai pemicu dan bahan evaluasi untuk bekerja keras," tandas mantan bupati Purwakarta dua periode ini.

Litbang Kompas/RFC/BES Pilihan Capres-Cawapres Berdasarkan Wilayah

Hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari-5 Maret 2019, menunjukkan, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Jawa Timur.

Adapun pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di Jakarta serta Jawa Barat dan Banten.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi-Maruf 49,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 37,4 Persen

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Uang Kuliah Anak Rp 250 Juta Dipakai untuk Suap Mantan Bupati Kudus

Regional
Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Mahasiswa Walenrang Lamasi Blokade Jalan Tuntut Pemekaran Kabupaten

Regional
Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Tangkap Terduga Teroris di Pekanbaru, Densus 88 Temukan Buku Jihad hingga Ketapel

Regional
4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

4 Fakta 25 Makam di Tasikmalaya Dibongkar, Bukan Pertama Kali hingga Polisi Bentuk Tim

Regional
Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Wakil Bupati Kendal: Saya Akan Pecat Oknum PNS yang Ketahuan Jadi Calo CPNS

Regional
Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan 'Blusukan' hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Saat Gibran Gigih Maju Pilkada, Relawan "Blusukan" hingga Ditanggapi Santai Calon Walkot Solo

Regional
Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Nyamar Jadi Pocong 5 Siswa SMP Ditangkap, Sempat Kucing-kucingan dengan Polisi

Regional
Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Pergi Melaut, Nelayan Manokwari Hilang di Perairan Tanah Rubuh

Regional
Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

Regional
Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Kronologi Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badanya Terjepit Mesin Roll

Regional
100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

100 Rekaman Adegan Ranjang Jadi Barang Bukti Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Gempa Bermagnitudo 5,7 Guncang Manado, Warga Diimbau Hindari Bangunan Retak

Regional
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Regional
Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Fakta Baru Ayah Tiga Anak di Minahasa Bunuh Istri lalu Gantung Diri

Regional
Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar, 522 Pedagang Direlokasi ke Pasar Hewan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X