Desain Alun-alun Surabaya Bawah Tanah ala Risma Siap Dikerjakan

Kompas.com - 21/03/2019, 05:43 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, beserta jajarannya berada di halaman Balai Pemuda untuk melihat persiapan pembangunan Alun-alun Surabaya, Rabu (20/3/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, beserta jajarannya berada di halaman Balai Pemuda untuk melihat persiapan pembangunan Alun-alun Surabaya, Rabu (20/3/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, progres pembangunan Alun-alun Surabaya sudah matang.

Menurut rencana, pembangunan ruang publik terbuka itu akan dimulai pada Juni 2019.

Pemerintah Kota Surabaya menganggarkan Rp 80 miliar dari APBD untuk membangun ikon baru di Kota Pahlawan tersebut.

Alun-alun Surabaya itu terletak di atas dan di bawah Jalan Pemuda Nomor 17, di bawah Jalan Yos Sudarso, serta basement Balai Pemuda.

Baca juga: Risma Akan Bangun Sungai-sungai Baru Surabaya

"Yang di Balai Pemuda sudah kami putuskan. Aksesnya saya minta di sisi utara (Jalan Yos Sudarso) tembus dari barat (Balai Pemuda) dan keluarnya di Jalan Pemuda," kata Risma saat melihat persiapan pengerjaan Alun-Alun Surabaya di Balai Pemuda, Rabu (20/3/2019).

Risma menyampaikan, letak bangunan Alun-alun Surabaya berada di bawah tanah. Tidak seperti di daerah-daerah lain yang memiliki tanah luas.

"Nanti Alun-alun Surabaya di bawah. Kalau di atas, nanti jelek. Jadi nanti kalau masuk kayak ada ruang besar untuk macam-macam. Ini tidak mengubah desain (awal)," ujar Risma.

Dengan demikian, lanjut dia, satu lantai di bawah Jalan Yos Sudarso nanti akan tampak alun-alun dan tersedia sentra PKL, termasuk ruang publik bagi masyarakat Surabaya.

Baca juga: Ini Reaksi Risma Melihat Baju Siswa SD di Surabaya Sobek...

Sengketa lahan

Risma menambahkan, apabila sengketa lahan antara Pemkot Surabaya dan PT Maspion Tbk tuntas, pihaknya akan langsung memulai pengerjaan.

"Kalau kita menang dan tidak ada gugatan lagi, langsung kita kerjakan dan ditender," ucap Risma melanjutkan.

Sekadar untuk diketahui, sesuai hasil sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, pihak PN mengabulkan gugatan sengketa tanah yang diajukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Kamis (14/3/2019).

Dalam sidang tersebut, Risma mengajukan gugatan atas kepemilikan tanah di Jalan Pemuda Nomor 17 dengan tergugat PT Maspion Tbk lantaran lahan atau jalan tersebut akan dibangun Alun-alun Surabaya.

Baca juga: 5 Tahun Tertunda, Risma Akan Bangun Gedung 3 Lantai di SD Pinggiran Surabaya

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Ibu Melahirkan di Tengah Lautan, Bayinya Dihadiahi Naik Kapal Gratis Seumur Hidup

Kisah Ibu Melahirkan di Tengah Lautan, Bayinya Dihadiahi Naik Kapal Gratis Seumur Hidup

Regional
Duduk Perkara Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal dari Kemacetan di Jalan

Duduk Perkara Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal dari Kemacetan di Jalan

Regional
Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X