Pasca-OTT Romahurmuziy, Keberadaan Kepala Kanwil Kemenang Jatim Belum Diketahui

Kompas.com - 15/03/2019, 14:20 WIB
Sejumlah wartawan berada di Kantor Kanwil Kemenag Jatim untuk mengonfirmasi dugaan terjadinya OTT KPK di kantor tersebut.KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Sejumlah wartawan berada di Kantor Kanwil Kemenag Jatim untuk mengonfirmasi dugaan terjadinya OTT KPK di kantor tersebut.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Markus mengatakan, Kanwil Kemenag Jatim menggelar kegiatan Biometrik Haji di Surabaya.

Kegiatan tersebut digelar di Mal BG Junction yang rencananya juga dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin.

Namun, pihaknya sampai saat ini kesulitan untuk menghubungi pimpinannya. Dia juga menyebut Haris tidak hadir pada acara biometrik haji di Surabaya.

"(Agenda Kakanwil) ke BG Junction acara biometrik haji. Saya mencoba hubungi beliau jam 11.00, tapi enggak diangkat. Insya Allah beliau tidak hadir," kata Markus di Kanwil Kemenag Jatim di Jalan Raya Bandara Juanda Nomor 26 Sidoarjo, Jumat (15/3/2019).


Baca juga: Kemenag Bantah OTT Ketum PPP Romahurmuziy Terjadi di Kantor Kemenag Sidoarjo

Markus menyatakan, pihaknya masih akan mencari tahu posisi Haris berada di mana. Ia juga sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim, namun belum ada jawaban.

"Kita kan butuh arahan beliau bagaimana situasi terkini itu kan. Sampai saat ini kita masih belum bisa kontak beliau," ujarnya.

Menurut Markus, telepon seluler Haris aktif ketika dihubungi. Hanya saja, setelah dihubungi berkali-kali tidak terangkat.

"Dicoba konfirmasi ke polda, tetapi polda juga masih belum memberikan jawaban. Makanya mungkin setelah ini kami akan coba koordinasi terus dengan Polda atau mungkin dengan pihak-pihak terkait yang memahami situasi terkini terkait dengan hal itu," jelasnya.

Baca juga: Ketua KPK Benarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy Terjaring OTT

Markus juga menegaskan bahwa kegiatan biometrik haji di Surabaya tidak dihadiri pejabat atau politisi dari Jakarta.

"Tidak ada. Kita sudah klarifikasi bahwa tidak ada kejadian di sini. Itu yang butuh kami sampaikan ke publik. Bahwa di Kanwil kementerian agama jawa timur, tidak ada penangkapan siapapun. Itu harus clear," katanya.

Berdasar informasi yang beredar, KPK diduga melakukan OTT di Kantor Kanwil Jatim dan Hotel Bumi Surabaya.

Dari hasil OTT tersebut, penyidik KPK membawa salah satu ketum parpol dan hari ini sedang diperiksa di markas Polda Jatim.

Baca juga: BERITA FOTO: Suasana Terkini di Polda Jatim Pasca-Kabar KPK Tangkap Ketua Umum PPP

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (15/3/2019).

Agus belum mengungkap ia ditangkap bersama siapa saja dan terkait kasus apa.

"Betul, ada giat KPK di Jatim. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Agus saat dikonfirmasi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Close Ads X