Panwas Pemilu Pantau Sidang Vlog "Idiot" Ahmad Dhani

Kompas.com - 12/03/2019, 19:00 WIB
Sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani di PN Surabaya, Selasa (12/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALSidang lanjutan perkara pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani di PN Surabaya, Selasa (12/3/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sidang perkara pencemaran nama baik melalui vlog "Idiot" dengan terdakwa Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Surabaya dipantau Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kota Surabaya.

Pantauan KOMPAS.com, ada sekitar 7 orang anggota Panwas Pemilu yang memantau pelaksanaan sidang Ahmad Dhani.

Sebagian berada di luar ruang sidang, sebagian lagi berada di dalam ruang sidang mengikuti persidangan, dan mendokumentasikan jalannya sidang.

Ketua Panwas Pemilu Kota Surabaya, Hadi Margo yang dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya memang mengutus sejumlah anggota Panwas Pemilu tingkat Kecamatan untuk mengawasi persidangan Ahmad Dhani.

"Yang diterjunkan tim panwas kecamatan Sawahan Dan Asemrowo," katanya.

Baca juga: Panwas Pemilu Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Pihaknya mengakui memang baru kali ini menurunkan tim untuk memantau sidang perkara Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Karena kami melihat ada potensi aksi kampanye calon presiden tertentu dalam beragam bentuk saat berlangsung sidang," jelasnya.

Kata dia, jika hanya sidang biasa, maka itu domain pengadilan dan kejaksaan, namun jika ada aksi kampanye, maka itu obyek wilayah Panwas Pemilu.

Sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik tersebut masuk pada agenda pemeriksaan saksi ahli.

Dalam kesempatan itu, jaksa penuntut umum mengajukan saksi ahli Bahasa Indonesia dari Universitas Negeri Surabaya, Andi Yulianto.

Kompas TV Sidang ke-7 kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa #AhmadDhani kembali digelar di Pengadilan Negeri #Surabaya. Dengan agenda pemeriksaan saksi Jaksa Penuntut Umum akan menghadirkan 2 saksi ahli. Ahmad Dhani kembali menjalani sidang kasus pencemaran nama baik dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Surabaya. Rencananya Jaksa Penuntut Umum akan menghadirkan 2 saksi ahli dalam persidangan. Saksi ahli hukum pidana dari Universitas Pelita Harapan, Surabaya dan ahli bahasa dari Universitas Surabaya. Namun ada yang berbeda dalam sidang kali ini. Sejumlah anggota Badan Pengawas Pemilu dari Kecamatan Asemrowo, Surabaya terlihat berada di lokasi persidangan. Salah satu anggota #Bawaslu menyatakan kehadiran mereka untuk memastikan tidak adanya tindakan yang memiliki unsur kampanye selama proses persidangan berlangsung.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Kelahiran Cucu Ketiga Presiden Joko Widodo, La Lembah Manah

Cerita di Balik Kelahiran Cucu Ketiga Presiden Joko Widodo, La Lembah Manah

Regional
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Regional
Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Regional
Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Regional
Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Regional
Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Regional
Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Regional
Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Regional
Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas,  Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Regional
Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Regional
Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Regional
[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

Regional
Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Regional
Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Regional
Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X