Dua Pelajar Terluka Ditabrak Pengedar Sabu yang Ditangkap di Aceh Tamiang

Kompas.com - 12/03/2019, 12:08 WIB
Ilustrasi sabu ShutterstockIlustrasi sabu

ACEH TAMIANG, KOMPAS.com – Dua pengedara sabu yang ditangkap di Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, sempat menabrak dua orang pelajar SMP yang merupakan kakak beradik.

Kejadian itu terjadi saat kedua pengedar tersebut berupaya kabur dari kejaran petugas dengan Toyota Altis bernomor polisi B 8097 BF.

Baca juga: Polisi Tembak Pengedar Sabu-sabu, Satu Tewas dan 11 Kilogram Disita

Kedua kakak beradik yang ditabrak kedua pelaku berinisial RS (12) dan RSS (16), warga Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Mereka ditabrak di dekat SMP Alur Cucur. Setelah menabrak kedua pelajar ini lah mereka kabur lagi hingga tepaksa dilumpuhkan," kata Kaporles Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian, saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (12/3/2019).

Dia menyebutkan, kedua korban yang ditabrak itu awalnya ditangani di Rumah Sakit Pertamina Rantau Aceh Tamiang, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Aceh Tamaing di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca juga: Kawal Pengiriman 5 Kilogram Sabu, Kurir Ditembak Mati Polisi

“Sekarang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Medan, Sumatera Utara. Untuk kasus tabrak lari itu, kini ditangani oleh Satlantas Polres Aceh Tamiang,” terang dia.

Sementara, satu pelaku yang dilumpuhkan petugas berinisial NA tewas, sedangkan satu lainnya berinisial R dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh, di Banda Aceh.

Dari keduanya disita sabu-sabu seberat 11 kilogram.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
'Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga'

"Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X