Ibu Angkat yang Sekap dan Siksa Tiga Anaknya Divonis 18 Bulan Penjara

Kompas.com - 11/03/2019, 21:35 WIB
Dua bocah yang disekap bersama binatang oleh ibu tirinya berhasil diamankan petugas Satgas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  KOMPAS.com/Hendra CiptoDua bocah yang disekap bersama binatang oleh ibu tirinya berhasil diamankan petugas Satgas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhi vonis hukuman 18 bulan penjara terhadap Meilania Ritali Dasilva alias Memei karena terbukti menyekap dan menyiska tiga anak angkatnya pada September 2018 lalu.

Sidang putusan kasus perlakuan salah dan penelantaran tiga anak di bawah umur ini digelar di PN Makassar, Senin (11/3/2019) sore.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Rika Mona Pandegirot, Memei dinyatakan bersalah karena perlakuannya dan melanggar Pasal 77 B juncto pasal 76 B UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Menyatakan terdakwa Meilania Ritali Dasilva alias Memei bersalah dalam perkara perlakuan salah dan penerlantaran anak. Menjatuhi terhadap terdakwa denda biaya senilai Rp 50 juta dengan ketentuan bila denda tersebut tidak dibayar maka akan digantikan hukuman dua bulan kurungan penjara,” kata Rika dalam persidangan, Senin.


Baca juga: Ini Kisah Lengkap Ibu Angkat Sekap Tiga Anaknya Bersama Binatang

Usai vonis dibacakan, Memei yang tidak didampingi pengacaranya masih pikir-pikir terkait pengajuan banding.

Putusan ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut Memei hukuman dua tahun penjara.

Sementara itu, JPU menyatakan akan mengajukan banding atas vonis 18 bulan penjara yang diberikan hakim kepada Memei. Kepastian ini diungkapkan oleh salah satu JPU, Rustiani Muin.

"Saya akan mengajukan banding yang mulia," kata Rustiani.

Kasus penyiksaan dan penyekapan yang dilakukan Meiliana Ritali Dasilva alias Memei terungkap setelah ketiga anak angkatnya, AW (11), F (7) dan DI (3) berhasil melarikan diri dan keluar dari tempat penyekapan di ruko yang dimiliki Memei di Jalan Mirah Seruni, Kecamatan Panakukang, Makassar pada September 2018 lalu.

Baca juga: Polisi Akan Tes DNA Ibu Angkat yang Sekap Tiga Anaknya Bersama Binatang

Warga sekitar yang melihat anak kecil berkeliaran di jalananan kemudian menyelamatkan mereka dan menyerahkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemerintah Kota Makassar.

Dari pengakuan ketiga anak tersebut, mereka sering mendapat perlakuan kasar berupa penyiksaan hingga penyekapan di sebuah ruangan bersama binatang seperti anjing dan ular.

Kasus ini pun langsung diambil alih oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X